DaerahMalang

Tunggu Pemenang Tender, Jalan Menuju Pantai Balekambang Segera Diperbaiki

Malang,mitratoday.com – Penanganan jalan dari Kecamatan Gondanglegi menuju Pantai Balekambang menjadi program strategis kementrian PUPR. Sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris DPUBM Kabupaten Malang, Fendi Sujatmiko, bahwa ruas jalan tersebut termasuk dalam rencana umum jaringan jalan strategis nasional (RUJJN) dan karena keberadaannya yang merupakan sirip daripada jalan lintas selatan yang dikenal dengan nama Pansela, menjadikan jalan ini sangat strategis.

Tepatlah jika PU pusat memberikan perhatian lebih dengan melakukan penanganan fisik, setelah pemerintah Kabupaten Malang dalam hal ini Bupati Malang melalui DPUBM berupaya maksimal mengusulkan penanganan ruas jalan tersebut dengan standar penanganan jalan nasional. Tentu hal ini akan membutuhkan biaya yang sangat besar karena akan ada pelebaran jalan, perbaikan geometrik dan perbaikan perkerasan mulai pondasi dll.

Dengan adanya perbaikan jalan tersebut, dapat memberikan kenyamanan pengunjung wisata dan meningkatkan pendapatan yang akan berujung pada kemakmuran masyarakat Kabupaten Malang dibagian selatan.

Seperti diketahui bersama, jalan-jalan menuju ke arah pantai selatan sering dikeluhkan para pengunjung dan warga sekitar yang terdampak kondisi jalan rusak dan berlubang. Tak terkecuali, jalan utama menuju Pantai Balekambang yang kondisinya banyak yang rusak, utamanya jalan di daerah jalur Wonokerto- Bantur, dan Bantur-Pantai Balekambang.

Ketika kami minta tanggapan kepada Sekretaris Dinas (Sekdin) DPUBM Kabupaten Malang Fendi Sujatmiko terkait keresahan masyarakat, dia mengatakan bahwa “Insya Allah tahun ini akan direalisasi. Tentunya kita harus pahami bersama bahwa dalam pelaksanaan pembangunan ruas jalan sepanjang ini tentu melewati beberapa tahapan, mulai pembebasan lahan, perencanaan teknis perkerasan, lelang dan pelaksanaan,” jelasnya, Selasa (07/05/2024).

Lebih lanjut, Fendi juga menjelaskan bahwa proses pembebasan sudah diselesaikan oleh pemerintah Kabupaten Malang, perencanaan teknis juga sudah final oleh P2JN. Nah saat ini posisi berada pada tahap pelelangan. Proses pengadaannya pun dilakukan oleh Kementrian. Sebenarnya masyarakat bisa memantau secara langsung posisi tahapan tersebut melalui website LSPE. Terpantau disana saat ini pada tahap evaluasi.

“Kita berdoa bersama moga semua lancar dan segera didapatkan pemenang tender untuk segera dimulai pelaksanaannya sebagaimana masyarakat nanti-nantikan selama ini. Pelaksanan kegiatan fisik/konstruksi ini juga akan dilaksanakan Kementrian PUPR Pusat, bukan Dinas PUBM Kabupaten Malang,” pungkasnya.

Meskipun demikian, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, tidak hanya fokus pada perbaikan pada jalan-jalan rusak dan berlubang. Namun juga memprioritaskan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur lintas antar desa dan kecamatan yang menuju tempat-tempat wisata di kawasan Kabupaten Malang.

Salah satunya di wilayah Malang selatan, seperti di Jembatan Pelangi Desa Srigonco Kecamatan Bantur, yang telah dilakukan pemasangan PJU oleh Dinas PU Bina Marga.

Hal itu dilaksanakan, setelah jalur itu dilakukan perbaikan baik itu peningkatan jalan serta pelebaran jalan. Jalur tersebut dinilai perlu dilakukan pemasangan PJU dikarenakan medan yang dilewati selain jalan berliku naik turun juga berbelok-belok.

Sebelumnya, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma beberapa waktu lalu juga mengatakan bahwa DPUBM Kabupaten Malang berupaya untuk meningkatkan status ruas jalan Gondanglegi-Balekambang menjadi jalan nasional.

“Kita tidak hanya ingin asal upgrade (jalan desa) menjadi jalan kabupaten. Tapi kita harus tahu kemampuan anggaran kita, kalau kita upgrade semua, mampu atau tidak anggaran kita, kan yang penting itu dulu,” jelasnya.

Khairul juga menyampaikan bahwa upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang meningkatkan status dari jalan desa ke jalan kabupaten yang tidak disertai kemampuan anggaran yang mumpuni, akan menjadi beban Pemkab Malang.

“Jalan tidak tertangani malah menjadi rusak jalannya. Itu harus dihitung, mana yang di upgrade ke provinsi, mana upgrade ke nasional, dikurangi itu, baru anggarannya berapa yang dapat bantuan pusat dan segala macam, baru bisa kita naikkan (statusnya) dari bawah (jalan desa) menjadi jalan kabupaten,” terang Khairul.

Pewarta : Aril

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button