DaerahHeadlineLampungLampung Utara

10 Narapidana Dari 2 Lembaga Masyarakat Lapas Kelas 2A Dan Rutan Kota Bumi Di Izinkan Ikut Pilkades

Pewarta : Elva

Lampung Utara,mitratoday.com – Sebanyak 10 orang yang terbagi di dua lembaga Masyarakat di Lapas Kota Bumi kabupaten Lampung Utara melakukan pemilihan kepala desa secara serentak yang berlangsung pada hari Rabu (08/12/2021).

Pilkades kali ini ada yang berbeda dari biasanya, Karutan lintang kelas Dua (A) yang di wakili Nur selaku kasi binadik izinkan 3 orang Narapidana (Napi) yang berasal dari desa surakarta Kecamatan Abung Timur Kab Lampung Utara untuk berpartisipasi dalam menentukan pilihannya.

“Kami Sangat mendukung kegiatan Pilkades serentak di Lampung Utara, berkat koordinasi yang baik dengan Panitia, kami hari ini memfasilitasi hak suara warga Desa yang sedang berada di Rutan Kota Bumi kabupaten Lampung Utara. Sebanyak 7 Orang nara pidana yang di berikan Izin untuk memilih di lapas.” Katanya.

Saat dikonfirmasi di lokasi, selaku Humas rutan mengungkapkan alasan di izinkannya narapidana tersebut untuk ikut Pilkades di Desa Surakarta, sebelumnya sudah ada permintaan dari panitia pelaksana Pilkades di desa Surakarta agar ke 10 tahanan tersebut di izinkan untuk ikut memberikan hak suaranya di dampingi oleh babhin kamtibmas Dodi Laksono yang diwakili oleh Zaldi Waka polsek Abung Timur, Babinsa Alamsyah dan di damping panitia kabupaten, Ismirham adi saputra dan Ngadiman.

“Atas permintaan tersebut, Kalapas Lampung Utara memberikan izin kepada 3 orang napi itu memberikan hak suara mereka. Ini kebijakan dari pimpinan juga, di mana hak suara mereka tidak bisa di hilangkan dan sangat berharga dalam menentukan pemimpin di Desanya, atas pertimbangan tersebut kalapas  mengizinkan 3 narapidana itu untuk menggunakan haknya sebagai pemilih di daerahnya,”  jelasnya.

Sementara itu, salah satu napi yang berinisial (Hy) memberikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan Lapas Rutan lampung utara.

“Saya sangat mengapresiasi dan bersyukur atas apa yang telah dilakukan Lapas Rutan Pinrang ini, di mana kami di izinkan untuk ikut memberikan hak suara kami dalam menentukan pemimpin di desa Ammani,” ungkapnya.

3 orang pegawai lapas yang dipercaya memberikan Pengawalan, di antaranya Aditya warma, firatama dan Caturselaku Humas Rutan lampung utara, dan Abdul Halim selaku penjaga lapas, dan 3 orang Penjaga lapas kota bumi.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: