DaerahHeadlineMalang

13 Lokasi Masuk Program Bantuan KOTAKU 2021

Malang,mitratoday.com – 13 lokasi yang tersebar di 3 Kecamatan di Kabupaten Malang menjadi sasaran utama program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) tahun 2021. Ketiga kecamatan tersebut meliputi Pakis, Sumberpucung dan Dampit.

Program KOTAKU itu sendiri merupakan program yang diinisiasi oleh Dirjen Cipta karya Kementerian PUPR yang dilakukan untuk mempercepat penanganan pemukiman kumuh yang dilaksanakan sejak tahun 2017 silam.

Bupati Malang HM Sanusi menilai adanya program KOTAKU yang digagas Dirjen Cipta karya Kementerian PUPR tersebut sangat membantu program percepatan pembangunan di desa. Tidak hanya dari sisi Sumber Daya Manusia , tapi juga mencakup sisi lingkungan yang ada di desa-desa tersebut.

“Ya kan ini menjadi satu indikator membentuk desa yang bersih sehat dan dinamis. Konsepnya dengan desa dan masyarakat yang sehat tersebut nantinya bisa membawa desa tersebut lebih maju,” ujar Sanusi saat menerima BPM Program KOTAKU di Sumberpucung kamis (30/12/2021).

Untuk itu , ditahun 2022 mendatang, Sanusi berharap 390 desa/ Kelurahan di Kabupaten Malang akan semakin maju lewat program KOTAKU tersebut.

Sementara, terpisah Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta karya Khoirul Isnaidi Kusuma menjelaskan, sejak digulirkan di tahun 2017 silam, sekitar 18 desa/Kelurahan menjadi prioritas program KOTAKU Kementerian PUPR.

Ditahun 2021 ini sendiri ada 3 Kecamatan yang masuk di program KOTAKU, terbanyak di Kecamatan Pakis sebanyak 9 lokasi, 3 di Kecamatan Sumberpucung dan 1 Kelurahan Dampit Kecamatan Dampit dan menelan anggaran sekitar Rp 5,3 miliar,” terang Khoirul Kusuma kepada Mitratoday.com.

Program KOTAKU itu sendiri lanjut Khoirul Kusuma merupakan program yang bertujuan untuk menjadikan kawasan pemukiman Perkotaan layak huni, produktif dan berkelanjutan. Proses pelaksanaannya, terang Khoirul Kusuma dilakukan secara swadaya oleh Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KSM), sementara DPKPCK imbuh Khoirul Kusuma bertugas melakukan pendampingan Program KOTAKU tersebut.

Lantas apa saja yang digarap di Program KOTAKU tersebut, Khoirul Kusuma menjelaskan banyak bidang yang digarap, di antaranya Sanitasi, Persampahan, Air Bersih dan Drainase.

Seperti di Sumberpucung ini, lewat KSM Sumber Indah dan KSM Pucung Indah ,lewat Program KOTAKU ini yang disasar adalah drainase lingkungan ,Jalan Lingkungan , Ruang Terbuka Hijau , MCK Umum, Biofil, Tandon Air, Lampu Jalan, Vertikal Garden, dan Gerobak Sampah,” urai Khoirul Isnaidi Kusuma.

Sedangkan di Dampit, beber Khoirul Isnaidi Kusuma, Pelaksanaan Program KOTAKU meliputi jalan Lingkungan, Drainase Lingkungan, Media. jalan Lingkungan Tandon Air, Bangunan Penangkap Vertikal Garden dam Lampu Jalan. Sedangkan anggaran di dua tempat tersebut lanjut Khoirul menelan anggaran sebesar Rp 2 miliar.

Lantas apa progres yang dihasilkan di Program KOTAKU tersebut, Khoirul mengaku telah berhasil mengurangi angka kumuh di Kabupaten Malang seluas 13,89 hektar menyisakan sekitar 3208,4 hektar yang dinilai kumuh ditahun 2021.

Pewarta : Sigit

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: