DaerahHeadlineMalang

16 Hektar Lahan Di Turen Bakal Jadi Lahan KTN

Malang,mitratoday.com – 16 hektar lahan di Kecamatan Turen dipilih sebagai lahan untuk Kawasan Terpadu Nusantara.

KTN hasil Kolaborasi Pemkab Malang dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) yang disediakan khusus untuk pembinaan bagi Mantan Narapidana Teroris (Napiter) itu sendiri rencananya akan di soft launching pada hari Kamis (24/3/2022) mendatang.

Hal ini diterangkan Asisten Administrasi Pemerintahan Sekdakab Malang, Drs H Suwadji Msi usai memimpin rapat persiapan Soft Opening KTN di Kantor Pemkab Malang senin (21/3/2022).

Insyaallah akan soft launching Kamis ya, ini menindaklanjuti kerjasama yang sudah ditandatangani BNPT dengan Pemerintah dan Universitas Islam Malang (Unisma),” kata Suwadji.

Pasca soft launching, nantinya di lahan KTN tersebut lanjut Suwadji bakal didirikan Warung NKRI dan berbagai lahan pembinaan diantaranya kawasan pertanian Jagung dan peternakan serta galeri UMKM dan IKM. Didalamnya juga termasuk adanya Posko KTN yang akan diperuntukkan sebagai lahan pembinaan bagi mantan Napiter yang ada.

Pemkab Malang sendiri lanjut Suwadji selain menyediakan lahan, nantinya beberapa Organisasi Pemerintah Daerah akan berkolaborasi untuk menyediakan berbagai kegiatan untuk sarana pembinaan di KTN tersebut, seperti Dinas Pertanian yang akan berkolaborasi dengan pihak swasta untuk mengembangkan komoditas pertanian Jagung, sementara Dinas Peternakan akan melakukan pembinaan ternak Kambing serta UMKM /IKM yang nantinya akan digarap oleh Dinas Koperasi dan Disperindag.

“Artinya semua lahan dan kegiatan itu nantinya akan terintegrasi kedalam satu Konsep KTN itu sendiri,” tutur Suwadji.

Lantas pasca di Soft Launching seperti apa nantinya, Suwadji menjelaskan jika usai di soft launching nantinya akan banyak berbagai kegiatan pembinaan yang akan di kerjakan dengan melibatkan berbagai pihak mulai Pemkab Malang, Pemprov Jatim, hingga berbagai lembaga Negara dan Kementerian.

Dengan begitu diharapkan adanya KTN itu sendiri akan mampu menjadi sebuah wadah untuk membina mantan Napiter agar tidak kembali ke pola pikir lama yakni pemahaman radikal dan cenderung teroris . Pasalnya selain dibina dari sisi kegiatan, dikawasan KTN itu sendiri akan dilakukan pembinaan soal ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan.

Pewarta : Novian

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button