Daerahjawa Timur

2018 DPKPCK Tuntaskan Pembangunan Pasar Sumedang

MALANG, JAWA TIMUR – Setelah sempat tertunda , Dinas Perumahan , Kawasan Pemukiman dan Ciptakarya bakal tuntaskan pembangunan pasar Sumedang di tahun 2018 ini. Tak tanggung-tanggung anggaran sebesar Rp 23 miliar di siapkan untuk menyelesaikan pembangunan pasar yang berada di kawasan Kepanjen ini.

Kepala DPKPCK Wahyu Hidayat menuturkan saat ini pihaknya masih merampungkan proses perencanaan . “Jika perencanaan pembangunan pasar ini rampung , segera akan kami ajukan ke LPSE untuk di lanjutkan ke tahap proses lelang,” ujar Wahyu kamis (12/4).

Usai masuk dalam tahap lelang, beber Wahyu, dalam rentang waktu 1,5 bulan sesudahnya proyek pembangunan pasar Sumedang dapat di mulai.

Anggaran Rp 23 miliar itu, sambung Wahyu bakal di gunakan untuk pengerjaan dan finishing lantai atas, termasuk pengerjaan sekitar pasar yang terlihat kumuh. Langkah ini, nantinya di harapkan akan dapat menampung seluruh pedagang yang ada.

Peraih gelar Doktor ilmu sosialogi Universitas Merdeka ini , menandaskan bahwa, proses pembangunan pasar Sumedang ini harus di tuntaskan hingga akhir tahun 2018.

“Kami tegaskan kepada kontraktor yang mengerjakan nantinya harus bisa menyelesaikan hingga akhir tahun 2018, agar segera bisa di fungsikan oleh pedagang untuk berjualan,” tandas mantan Kadis Pengairan ini.

Bahkan, tambah pria yang juga dosen Planologi ini mengingatkan jika kontraktor pelaksana nantinya merasa tidak mampu menyelesaikan pekerjaan yang di targetkan maka ia menyarankan untuk tidak mengikuti proses lelang pembangunan pasar Sumedang tersebut.

Ia berharap dengan selesainya pembangunan pasar sumedang ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pedagang yang bakal menempati kios pasar.

“Tentunya kami berharap perekonomian masyarakat akan semakin bergairah dengan selesainya pembangunan pasar Sumedang nantinya,” tutup Wahyu.(GT)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button