Home » Daerah » 2020 Stunting DiKabupaten Malang Ditarget Turun 50 Persen

2020 Stunting DiKabupaten Malang Ditarget Turun 50 Persen

Penulis : Sigit
Editor   : Redaksi

Malang,Mitratoday.com-Pemkab Malang di tahun 2020 menargetkan angka penderita stunting di Kabupaten Malang bisa turun hingga 50 persen.Hal ini diutarakan Bupati Malang HM.Sanusi saat membuka workshop gerakan serentak minum tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di pendopo agung Kabupaten Malang rabu (4/12/2019).

Sanusi menyebut saat ini jumlah penderita stunting diKabupaten Malang menembus angka 17 ribu atau sekitar 12,6 persen. “Ini masih jauh dibawah angka penderita stunting Jawa Timur yang sekitar 30 persen,”kata Sanusi.

Meski demikian , kata Sanusi pihaknya optimis penurunan angka penderita stunting di Kabupaten Malang bisa turun hingga 50 persen. Caranya yakni dengan terus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan stunting tersebut , salah satunya dengan melakukan gerakan minum tablet penambah darah bagi remaja putri.

Kita gerakan remaja putri minum obat penambah darah , harapannya nanti saat remaja putri tersebut menikah , maka kondisi kesehatan remaja putri tersebut dapat sehat dan stabil sehinggga mengurangi resiko keturunannya kena penyakit stunting (kerdil)tersebut,”ulas Sanusi.

Selain memberikan asupan gizi yang cukup , Sanusi juga menekankan pola hidup sehat , olahraga yang cukup serta menghindari depresi maupun stres.Jika semua pola tersebut kita terapkan dengan didukung semua OPD yang ada kita yakin angka penderita stunting bisa kita turunkan dengan cepat,”tutup Sanusi.

Pada kesempatan tersebut , Sanusi juga menyelenggarakan telecinference dengan elemen SMPN Wajak yang juga mengikuti kegiatan tersebut.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.