AdvertorialBudayaHeadline

35 Penari Siap Tampil Pada Festival Way Kambas

Lampung Timur, Mitratoday.com – Dalam rangka ikut serta berpartisipasi mensukseskan Festival Way Kambas yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 – 13 November 2017, Madrasah Aliyah Ma’arif 06 Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur akan menampilkan Tari Kreasi dalam berbagai macam event yang menarik.

Acara yang akan berlangsung di Taman Nasional Way Kambas tersebut akan menampilkan 35 penari dengan beragam pakaian adat. Tari Kreasi Miniatur Indonesia Ku tersebut akan ditampilkan oleh putra putri dari Sanggar Tari Sekar Wangi Madrasah Aliyah Ma’arif 06 Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur.

Pada persiapan pembukaan Festival Way Kambas Tim Panitia yang juga dihadiri oleh Inspektorat, Nurdin Sefrizal, Asisten II Bidang Pembangunan Kebudayaan, Junaidi, Kadis Pendidikan, Yuliansyah, dan Titin Wahyuni selaku Camat Pasir Sakti meninjau latihan tari yang berlokasi di halaman Madrasah Aliyah Ma’arif 06 Pasir Sakti pada Selasa (31/10/2017) pukul 15.00 wib. Hal ini dilakukan agar nantinya dapat menampilkan yang terbaik.

Junaidi selaku asisten II bidang pembangunan kebudayaan Kabupaten Lampung Timur menyampaikan kepada seluruh peserta khususnya tari dari Sanggar Tari Sekar Wangi Pasir Sakti ini harus bisa tampil dengan maksimal.

“Karena event Festival Way Kambas bertaraf Nasional dan untuk memajukan kepariwisataan di Lampung Timur yang kita cintai maka dari itu, harus berlatih dan bersemangat,” ungkap Junaidi.

Fauzan Salim (29) selaku manager Sanggar Tari Sekar Wangi mengatakan Tari Kreasi Miniatur Indonesia Ku ini di desaign untuk menciptakan hasil tarian yang mencerminkan bahwa Negara Republik Indonesia itu berbhineka tunggal eka.

“Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan beraneka macam kebudayaan, mudah-mudahan kami siap untuk berpartisipasi dalam mensukseskan Festival Way Kambas”, pungkasnya.(Yudi.W)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button