BENGKULUBengkulu UtaraDaerahHeadline

6 Jembatan Rusak Karena Bencana Alam, Sejumlah Perusahaan Di BU Lakukan Pembangunan

Bengkulu Utara,mitratoday.com – Sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan/Corporate Social Responsibilty, sejumlah Perusahaan membangun enam jembatan di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Akses penghubung ini mengalami kerusakan akibat bencana alam 2019 silam, Selasa (13/9/2022).

Tercatat, hingga September 2022 sebanyak empat dari enam unit jembatan gantung yang ditargetkan telah selesai dibangun. Salah satunya merupakan jembatan gantung Desa Ketapi, Kecamatan Tanjung Agung Palik.

Jembatan gantung ini dibangun dari dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan/Corporate Social Responsibilty PT. Bank Mandiri dan PT. Bank BNI.

Dihadiri Sekertaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, acara serah terima ini dihadiri Bank Mandiri Pusat dan PT. Hutama Karya, sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPELITBANGDA) Kabupaten Bengkulu Utara .

Perwakilan PT. Bank Mandiri Pusat, Alvino M menyatakan, pihaknya berkomitmen akan memberikan kontribusi dalam pelaksanaan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan/Corporate Social Responsibilty, termasuk pembangunan infrastruktur di Bumi Ratu Samban.

Komitmen inipun mendapatkan apresiasi positif dari Pemerintah Daerah setempat. Pemda Bengkulu Utara mengajak masyarakat untuk memanfaatkan dan memelihara jembatan gantung yang baru saja rampung dibangun.

“Kita pelihara bersama, mengingat jembatan gantung tersebut sangat diperlukan dalam akses perekonomian masyarakat baik Desa Lubuk Gading, Ketapi, dan Lubuk Semantung,” kata Kepala Bapelitbangda Bengkulu Utara, Suharto H. (Ismail Yugo)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button