Home » pendidikan » Apa Kabar Pendidikan di Labuhanbatu??

Apa Kabar Pendidikan di Labuhanbatu??

Labuhanbatu,Mitratoday.com- Sama sama kita ketahui, Pendidikan merupakan hal terpenting dalam kehidupan, karena dengan pendidikan kita semua bisa belajar mengenai ilmu pengetahuan dan menambah wawasan yang kita miliki.

Mendapatkan pendidikan yang layak merupakan hak bagi setiap warga negara (Masyarakat Kota sampai daerah Terpencil) Sebab dengan pendidikan yang layak, Generasi Penerus dibekali oleh ilmu-ilmu yang memudahkannya menjalani kehidupan yang baik dan layak. Selain itu, bekal pendidikan yang baik mampu membawa suatu daerah kearah yang lebih baik, sebagaimana yang kita ketahui bahwa keberhasilan suatu Kabupaten memajukan Kabupatennya dapat diukur dari kemajuan pendidikan masyarakatnya.

Lalu bagaimana dengan Labuhanbatu? Apakah hak pendidikan sudah diberikan sepenuhnya kepada Masyarakat luasnya?
Ujar Salah seorang inisiator agenda kombur-kombur Labuhanbatu, Andi Baskoro Yudho yang merupakan Alumni USU dan Mantan Manager Bank kepada Wartawan Sebelum dimulai Forum diskusi tersebut.
Hari Selasa (02/07/19) Sekira Pukul 21.00 Wadah diskusi Kombur-kombur Labuhanbatu melaksanakan Forum diskusi disalah satu warkop (Warkop Idola Coffe) tepatnya di Jalan SM Raja, Aek Tapa, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu,

Dalam Kesempatan ini moderator diskusi, Teguh Agustino, S.H., membuka Forum dengan Tema Apa Kabar Pendidikan di Labuhanbatu”
Tujuan diangkatnya thema, dirancang sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi tentang permasalahan-permasalahan Seputar Pendidikan yang ada di Labuhanbatu. Sebagai bentuk kepedulian dari segala lapisan masyarakat terhadap Labuhanbatu hari ini dan kedepannya.

“Wadah ini juga memiliki harapan kedepannya, agar seluruh stakeholder yang berkaitan dengan thema yang diangkat. Mampu bersinegi untuk membangun Labuhanbatu bersama-sama. Karena tanggung jawab Labuhanbatu adalah tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya tanggung jawab pemerintahan saat ini saja.” ujarnya saat membuka Forum.

Forum ini juga di laksanakan untuk mendapatkan Motivasi yang beragam, karena yang menginisiasi acara ini dilakukan banyak orang.
Apa Alasan Judul ini kita bawa salah satunya adalah masalah moralitas (ahklak) yang menyangkut out put proses pendidikan, serta pengaruh game online terhadap minat belajar anak saat ini, Tambahnya

Antusias luar biasa dilihat dari kehadiran para undangan serta proses jalannya diskusi, Pantauan Wartawan peserta yang hadir dalam Forum diskusi tersebut dihadiri lebih kurang 40 peserta, yang diantaranya adalah; Basyarul Ulya (Rektor Univa), Budiono (anggota DPRD), Aswin Syahputra (Ketua Karang Taruna Labuhanbatu), Muhammad Iqbal (tokoh peduli pendidikan), Azien Syahputra (pendiri rumah pemimpin muda), Syaiful Bachri Munthe (pemerhati sosial), Muhammad Kohar Ritonga, ST ( Ketua Granat Kec. Rantau Utara Penggiat Anti Narkotika) Rudi Q dan Very Mahdewa (tokoh kelas inspiratif), Asrul Aziz Tanjung (Xbank), Asrol Aziz Lubis (Tokoh Pendidikan), Munawir Sajali Lubis (akademisi), Teguh Agustino (Tokoh peduli pendidikan) serta tokoh-tokoh pemuda lainnya.

Dalam jalannya diskusi beberapa peserta menyampaikan pandangannya masing-masing, mengenai wajah pendidikan Labuhanbatu saat ini pantauan wartawan dari jalannya forum diskusi untuk menuju Mutu Pendidikan Labuhanbatu Ke arah yang lebih baik harus memenuhi beberapa Faktor di antaranya sebagai berikut :

1. Kualitas pendidik atau pengajar. Pendidik harus mempunyai motivasi untuk memperbaharui keilmuannya dengan lebih banyak membaca dari media tulis maupun dari media elektronik.

2. Sarana dan prasarana belajar. Guru sebagai pendidik harus selalu menggunakan alat peraga untuk setiap melaksanakan KBM. bisa diatasi dengan membuat alat peraga sederhana, Walaupun semua guru bisa membuat alat peraga. Alangkah baiknya bila pemerintah daerah yang menyediakan alat peraga semua mata pelajaran berikut petunjuk pemakaiannya. Memfasilitasi banyak buku sebagai sumber pengetahuan dan buku sebagi penunjang pembelajaran baik bagi siswa maupun bagi guru sebagai tenaga pendidik

3. kurikulum yang dibuat pemerintah harus Relevan sesuai Geografis wilayah, khususnya untuk daerah terpencil atau daerah pedesaan. Karena biasanya sebelum kurikulum itu diberlakukan diuji cobanya selalu di daerah perkotaan saja, tidak pernah di uji coba di daerah terpencil atau di pedesaan. Seharusnya kurikulum itu diuji coba juga di pedesaan terpencil selain di perkotaan sebagai pembanding. Baru dianalisis kelebihan dan kekurangannya.

4. Pihak orang tua siswa harus lebih perduli terhadap pendidikan anaknya khususnya di daerah pedesaan. Sebagai orang tua siswa jangan sepenuhnya membebankan pendidikan anaknya terhadap guru, karena guru mendidik anak hanya sekitar 3 – 7 jam di sekolah. Orang tua siswa harus memperhatikan anaknya di rumah, tanyakan apakah ada PR tidak ? Kalau ada PR suruh dikerjakan bila perlu dan bisa alangkah baiknya bila orang tua membimbing anaknya dalam membuat PR ataupun pemahaman nya sepulang nelajar dari sekolah.

5. Menambah Motivasi Siswa dalam belajar, bila hal ini terjadi ini adalah tugas bersama yaitu guru dan orang tua untuk menumbuhkan dan meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Beri pengertian dengan bahasa sederhana dan komunikatif pentingnya belajar untuk bekal hidup dan masa depan sebagai jembatan untuk menuju cita-cita.

6. Pengaruh Dampak buruk dari alat elektronik seperti televisi dan Play Station atau game online lainnya. Seharusnya televisi mempunyai dampak positip terhadap ilmu pengetahuan. Tetapi kebanyakan anak bahkan orang tua kurang senang menonton berita, mereka lebih senang menonton sinetron atau acara gosip. Seharusnya anak dibimbing dan dibatasi waktunya menonton televisi. Anak juga jangan sampai kecanduan bermain game hingga lupa pada tugasnya untuk belajar, main game juga perlu dibatasi waktunya misalnya hanya pada hari libur saja dengan durasi waktu maksimal 2 jam.

Dalam kesimpulan Forum diskusi belum mengkrucut, terkait mutu kualitas pendidikan Labuhanbatu, karena masih ada agenda Lanjutan diskusi seputar permasalahan pendidikan di Labuhanbatu kedepannya, panitia penyelenggara forum juga sedang menyiapkan data dari beberapa indikator yang dianggap tolak ukur kualitas sudah sampai mana kualitas pendidikan di Labuhanbatu, dan akan menghadirkan nara sumber dari dinas terkait dan narasumber lainnya di bidangnya.

Hal terpenting adalah kemauan teman-teman untuk duduk bersama, dan menyepakati hal ini untuk kepentingan bersama, yaitu Labuhanbatu lebih baik lagi, Ujar salah satu penggagas forum ini, ada beberapa hal yang memang menjadi sorotan beberapa teman-teman, tentang informasi-informasi yang sulit untuk diakses.
Minimnya informasi , ternyata pemerintah juga sudah membuat beberapa regulasi yang mendukung berjalannya program pendidikan yang baik, banyak juga para peduli pendidikan telah membuat agenda-agenda pendidikan informal, salah satu contohnya kelas inspiratif, pendidikan sekolah gratis dan sebagainya.
Jadi dalam momen forum seperti inilah informasi-informasi tersebut dapat diperoleh. Harapan kedepannya bincang-bincang ringan ini, tidak cuma berhenti dalam dialog semata. Namun memiliki out put ataupun action yang jelas.” terangnya

Diakhir acara sebelum moderator menutup agenda tersebut. Muhammad Iqbal salah satu tokoh peduli pendidikan, memberikan sebuah ungkapan bijak.
“Untuk menjadi pribadi yang baik, hasil dari sebuah proses pendidikan, yang terpenting adalah Kita harus menjadi orang yang beriman terlebih dahulu baru berilmu,” terangnya

Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Budiono juga menyampaikan tanggapannya terhadap Forum diskusi tersebut sebelum di tutup moderator

“Tidak banyak yang bisa saya sampaikan, namun diskusi-diskusi seperti ini harus terus dilestarikan, untuk kepentingan bersama, tinggal lagi pemerintah setempat. Apakah hal ini bisa menjadi salah satu alat bantu untuk perbaikan-perbaikan di Labuhanbatu saat ini dan kedepannya atau tidak sama sekali.

“Selain itu agenda ini juga mampu melihat seberapa antusiasnya mereka yang selalu gembar-gembor kami peduli Labuhanbatu.” tegas anggota dewan tersebut.
(MKR)

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

four × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.