DaerahHeadlineriau

APK Dirusak Orang Tidak Dikenal, Begini Tanggapan Boyke Amri

Pekanbaru,mitratoday.com-Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra, Boyke Amri SH Dapil 4 (Empat) wilayah Kecamatan Marpoyan Damai dan Kecamatan Bukitraya, menyayangkan adanya perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) miliknya yang dilakukan oleh orang tidak bertanggungjawab, hal ini disampaikannya di kediamannya Jalan Bandeng, Kelurahan Tangkerang Tengah, Sabtu (02/02/19).

Sekjen DPC Partai Gerindra Kota Pekanbaru ini berserta tim setelah mendapatkan laporan dari warga, langsung turun kelapangan guna melakukan investigasi. Dan sesuai dengan apa yang telah dilaporkan warga, pihaknya menemukan banyak APK dalam kondisi telah dirusak.

“Jadi, sesuai dari laporan masyarakat, ada beberapa titik di wilayah Marpoyan Damai, APK kita ataupun banner dan spanduk kita yang dikoyak, dirusak oleh orang yang kita tidak tahu siapa orangnya,” ungkap Boyke Amri SH yang maju Caleg buat berebut kursi di DPRD Kota Pekanbaru Tahun ini.

Menurut Boyke, di wilayah Kelurahan Tangkerang Barat dan Kelurahan Tangkerang Tengah, APK miliknya dirusak dengan cara disayat menggunakan senjata tajam, persisnya pada bagian nama dan foto dirinya. Selain itu, pihaknya juga menemukan APK yang dalam keadaan tumbang dan dicopot.

“Kita sudah sesuai dengan prosedurnya. Bahwasanya pemasangan APK tersebut seizin dari warga setempat, seizin yang punya tanah, punya rumah, dan bahkan warga yang meminta itu dipasang disana,” terang Boyke pula.

Lanjutnya, pelaku perusakan menjalankan aksinya di waktu malam hari, disaat warga sedang beristirahat dan barulah pada keesokan harinya warga mengetahuinya.

Selanjutnya, Guna meredam emosi warga simpatisannya yang dapat berdampak pada hal-hal yang tidak diinginkan, dirinya menghimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh peristiwa perusakan ini dan selalu menjaga pemilu tahun ini supaya berjalan aman dan kondusif.

“Biarlah mereka seperti itu, mengdzalimi kita. Kita memintak kepada Allah saja dan kita serahkan saja kepada masyarakat. Yang tahu itu kan masyarakat. Masyarakat sudah pintar dan cerdas, karena kalau hanya APK itu tidak ada apa-apanya, yang paling penting itu bagaimana gambar saya ada dihati mereka,” pungkas Boyke.

Terkait perusakan ini, Boyke Amri menyerahkan urusan ini kepada pihak Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Kecamatan Marpoyan Damai. Untuk membantu Banwaslu dalam melaksanakan tugasnya, menurut rencana pihaknya pada hari Senin (04/02/19) depan akan melapor secara resmi.

(ISWADI)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button