Home » Daerah » Bengkulu » Di Duga Ada Pembiaran, Aset Wisata Terbengkalai

Di Duga Ada Pembiaran, Aset Wisata Terbengkalai

Bengkulu Utara,mitratoday.com– Kabupaten Bengkulu Utara merupakan salah satu Kabupaten yang termasuk icon Wisata Provinsi Bengkulu. Namun, sangat disayangkan beberapa asset milik Dinas Pariwisata di objek wisata Palak Siring Kemumu yang terletak di Desa Kemumu Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara terbengkalai.

Betapa tidak, Asset yang terbengkalai tersebut adalah WC Umum yang semakin rusak parah tanpa air tak dapat digunakan oleh pengunjung, Pagar Anak Tangga yang banyak terpotong, jalan setapak, dan saluran irigasi yang dipenuhi tumpukan sampah di dalam lokasi wisata Palak Siring Kemumu.

Sejumlah bangunan di lokasi wisata Palak Siring, Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya terkesan tidak terawat, bahkan ada yang sudah  rusak, Padahal aset-aset milik daerah itu baru dibangun yang tentunya Masih seumur jagung.

Bagi para pengunjung objek wisata Palak Siring agar berhati-hati. Saat menuruni anak tangga ada spot selfi yang membahayakan dan bisa saja terjatuh sewaktu-waktu, Selain itu, saat menuruni anak tangga menuju air terjun, pengunjung sebaiknya tidak berpenggangan di pagar jalan. Sebab sudah ada yang lepas sambungannya.

Sementara pos jaga yang ada di depan dan musholla belum difungsikan dan terkesan dibiarkan. Terkait kondisi itu, Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu Utara Mustarani Abidin mengatakan, hingga kini aset-aset di lokasi wisata itu masih dalam pemeliharaan pihak ketiga.

“Semua aset yang ada di area wisata Palak Siring menjadi tanggung jawab pengelola, tanggung jawabnya termasuk di dalam itu. Jangan mengambil retribusinya saja kemudian pemeliharaannya tidak mau.” kata Mustarani Jum’at 02/02/2019.

Jika aset-aset itu tak dipelihara, Mustarani menegaskan pihaknya akan memberi peringatan kepada pengelola.“Kita pasti akan tegur, Minimal Lurahnya karena karang taruna di bawah lurah.” Tegas Mustarani

Dijelaskan Mustarani, belum lama ini memang sudah ada laporan kepadanya terkait pergantian kepengurusan karang taruna setempat. Boleh jadi pengurus karang taruna yang baru belum menjalankan tugas-tugasnya,

“Kemarin itu laporannya ada pergantian kepengurusan karang taruna yang baru dengan karang taruna yang lama. Apakah ini sudah selesai apa belum seperti itu kata lurahnya masih akan dikoordinasikan.” Ujar Mustarani

Karena itu Mustarani memastikan akan memanggil pengelola wisata Palak Siring. “Karena akibat dari mereka mengambil retribusi tersebut mestinya menjadi tanggung jawab mereka. Kalau mengambil retribusi saja tidak ada tanggung jawab di dalam itu buat apa.” Pungkas Mustarani

TT

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.