BENGKULUHeadlinePemerintahan Provinsi Bengkulu

Babak Penyisihan Selesai, 10 Sanggar Berebut Juara di Festival Musik Dhol Bengkulu

Bengkulu,Mitratoday.com-Setelah babak penyisihan berakhir, Senin (2/9), sebanyak 10 sanggar dinyatakan lolos ke babak 10 besar, pada festival musik dhol Bengkulu 2019. Pada babak 10 besar nanti, para peserta akan bersaing ketat merebut juara.

Seperti dikatakan Ferry Hardianto, salah satu dewan juri yang juga akademisi bidang seni pertunjukan Institute Seni Indonesia (ISI) Padanh Panjang ini, hampir keseluruhan peserta tampil maksimal. Menurutnya, selisih angka masing-masing peserta sangat tipis.

“Saya sangat mengapresiasi kemajuan, para putera putri Bengkulu, namun evaluasi tetap ada, demi kemajuan bersama,” ujar Ferry yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Padang Panjang.

Ferry menambahkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kontek bangunan komposisi musik, salah satunya ide. “Dalambhal ini, yang kita lihat adalah kesesuaian musik dengan ide garapan, sesuai tidak?” tambahnya.

Selain itu, yang perlu diperhatikan, lanjut Ferry, konsep garap mesti diperhatikan betul, tidak boleh memadukan, “jadi instrumen tidak boleh hanya sekadar nempel,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu juri sekaligus pengamat musik dan seni pertunjukan Bengkulu, Ref Andras Sutan Majo menjelaskan, secara umum para peserta berhasil tampil energik, “atraktifnya dapat, koreogafinya juga bagus,” paparnya Andreas sesaat sebelum pengumuman 10 besar dimulai.
Festival musik dhol ini merupakan salah satu rangkaian acara Festival Tabut 2019, yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Kota Bengkulu.

Berikut 10 sanggar yang berhasil lolos ke babak 10 besar Festival Musik Dhol Bengkulu:

1. Sanggar Muaro Rafflesia
2. Tempang Tigo
3. Sanggar PRP
4. Lahore
5. Sanggar Gatra
6. Sanggar Rentak Gading
7. S3P
8. Lawang Budaya
9. S2WB
10 Adyfa

(Red)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button