DaerahHeadlineMalang

Bakal Dirikan Warung NKRI Di Kabupaten Malang, BNPT : Bentuk Pembinaan Bagi Ex Napiter

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com-Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) bakal mendirikan Warung NKRI dilahan milik Perum Perhutani desa Duwet Krajan Kecamatan Tumpang.

Kepastian tersebut, usai BNPT menandatangani MOU dengan Pemkab Malang dan Perum Perhutani terkait Kawasan Khsusus Terpadu Nusantara (KKTN)di lantai 15 gedung Kantor Kementerian BUMN Jakarta selasa (19/10/2021).

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung Oleh Bupati Malang HM Sanusi dengan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Ammar serta Direktur Perencanaan dan Pengembangan Perum Perhutani Endung Tri Hartaka.

MOU tersebut, kata Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Ammar merupakan bagian rencana BNPT untuk membentuk sebuah kawasan terpadu yang diperuntukan bagi ex Narapidana Tertentu (Ex Napiter). Boy Rafli Ammar menyebut sesuai amanat Undang-Undang ada tiga hal program yang menjadi tugas utama BNPT, diantaranya Program Kesiap Siagaan, De radikalisasi dan Kontra Radikalisasi.

“Bentuk De Radikalisasi itu adalah dengan menyiapkan sebuah kawasan terpadu untuk membina ex Napiter yang sudah bebas lewat berbagai usaha mandiri atau wirausaha,”kata Komjen Boy Rafli Ammar.

Selain membentuk wirausaha bagi ex Napiter, di Warung NKRI tersebut nantinya, lanjut Mantan Kapolda Papua ini juga di berikan edukasi soal wawasan kebangsaan NKRI. Sasarannya adalah masyarakat rentan pengaruh Radikalisasi, dan Ex Napiter yang sudah bebas masa hukumannya.

“Sehingga harapannya lewat pembinaan wawasan kebangsaan dan modal usaha berupa warung NKRI tersebut mereka (Ex Napiter) akan mudah untuk menyatu dengan masyarakat,”papar Komjen Boy Rafli Ammar.

Boy beralasan, dipilihnya desa Duwet Krajan menjadi lokasi Kawasan Khusus Terpadu Nusantara (KKTN) tersebut, selain cuaca yang sejuk, kultur budaya masyarakat yang kuat .juga menjadi salah satu akses menuju destinasi KSPN Bromo Tengger Semeru (BTS) dengan memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk dijadikan Warung NKRI tersebut.

“Kami juga sampaikan ke Perhutani, lahan milik Perhutani gak akan kemana-mana , gak akan hilang, hanya dimanfaatkan untuk usaha mandiri Ex Napiter melalui Warung NKRI,”ulas Komjen Boy Rafli Ammar.

Sementara itu Bupati Malang HM.Sanusi mengaku Pemkab Malang sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas perhatian besar dari BNPT tersebut dengan memilih desa Duwet sebagai kawasan Khusus Terpadu Nusantara (KKTN).

Menurut Sanusi adanya MOU ini merupakan sebuah Kepercayaan besar dari Lembaga Pemerintah seperti BNPT ini kepada Kabupaten Malang untuk dijadikan KKTN lewat Warung NKRI sebagai upaya untuk memberikan ruang usaha bagi ex Napiter.

Kami menyadari aksi terorisme dan Radikalisme ini mudah menyebar meski skala kecil, tapi jika dibiarkan akan merusak keutuhan NKRI. Makanya lewat kolabirasi dan sinergi, maka akan menjadi hal yang besar untuk menyelamatkan negara dan keutuhan NKRI,”ujar Sanusi dalam siaran pers nya.

Pemkab Malang sendiri, imbuh Sanusi terus berupaya mengatasi ancaman terorisme dan radikalisme tersebut melalui sinergi apik dengan TNi , Polri, Ormas serta tokoh agama dan tokoh masyarakat lewat pembinaan dan pendekatan humanis.

Terakhir, Sanusi mengusulkan kepada BNPT agar semua program yang ada di KKTN tersebut nantinya bisa disinergikan dengan program pembangunan di Kabupaten Malang.caranya dengan mengkomunikasikan dengan Kementerian terkait untuk merealisasikan berbagai bantuan untuk mensukseskan program pembangunan di Kabupaten Malang.

“Program di Kabupaten Malang kan banyak. Ada sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan serta Pariwisata,”pungkas Sanusi.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: