Daerahjawa Timur

Bangunan Irigasi Pecah Di Ngantang Dijual Rp 68 Juta

MALANG, mitratoday.com – Kontraktor rekanan Dinas PU Sumberdaya Air Kabupaten Malang yang mengerjakan Pembangunan jaringan irigasi yang pecah di Banjarejo Ngantang , ternyata telah berpindah tangan.

Dari penelusuran Mitratoday.com Kamis (23/8) paket pembangunan jaringan irigasi senilai 180 juta yang mestinya di kerjakan oleh CV TRI EKA PERKASA, ternyata telah di jual oleh Donovan pemilik CV Tri Eka Perkasa kepada seorang mandor bernama Sumardi (37) warga Kabupaten Malang untuk di kerjakan.

Hal ini di utarakan Sumardi, yang berhasil di temui Mitratoday.com. Ia mengaku membeli paket pekerjaan irigasi tersebut sebesar Rp 68 juta kepada Donovan.

“Istilahnya saya borong kerja dan bahan material sebesar Rp 68 juta kepada Donovan,”ungkap Sumardi. Namun hal ini di bantah Donovan saat di hubungi Mitratoday.com.

“Fitnah itu, pernyataan yang disampaikan kalau paket kerjaan di beli Sumardi, karena saya tidak menjual namun yang benar dia yang memborong pekerjaan irigasi di Ngantang,”tandas Donovan via telpon jumat (24/8).

Sayangnya saat di sebutkan nilai nominal Rp 68 juta sebagai harga beli paket kerjaan , pria yang di ketahui banyak menerima paket kerjaan milik Dinas PU SDA ini enggan menjawab.

Seperti di beritakan , bangunan jaringan irigasi di desa Banjarejo Ngantang senilai Rp 180 juta yang bersumber dari Anggaran APBD tahun 2018 rusak. Terlihat pasangan batu plengsengan jaringan irigasi tersebut sudah pecah. Di duga proses pengerjaan jaringan irigasi tersebut tidak sesuai dengan spek yang sudah di tentukan.(GT)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button