BlitarDaerahHeadline

Bapenda Kabupaten Blitar Gelar Launching Pembayaran PBB – P2 melalui QRIS Dinamis Serta Evaluasi PBB – P2 Tahun 2024

Blitar,mtratoday.com – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar launching Pembayaran PBB-P2 melalui QRIS Dinamis dan juga launching pembayaran Pajak Daerah lainnya.

Kegiatan ini juga mengevaluasi PBB-P2 Tahun 2024, bertempat di ruang Candi Penataran Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Kamis, (7/3/24) pagi, acara berlangsung melalui Virtual Account.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Blitar Hj Rini Syarifah, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Izul Marom, Kepala Bapenda Kabupaten Blitar Asmaning Ayu, Camat se-Kabupaten Blitar dan tamu undangan lain.

Kepala Bapenda Kabupaten Blitar Asmaning Ayu menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Perda Kabupaten Blitar Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Restribusi Daerah.

“Dan yang kedua Perda Kabupaten Blitar Nomor 9 Tahun 2023 tentang APBD TA 2024. Ketiga Perbup Nomor 79 Tahun 2023 tentang penjabaran APBD TA 2024,” ucap Asmaning Ayu.

Kemudian ke empat Perbup Nomor 9 Tahun 2024 tentang tata cara pemungutan PBB Pedesaan dan Perkotaan serta DPA pelaksanaan Anggaran Bapenda Kabupaten Blitar untuk Sub kegiatan penyuluhan dan penyebarluasan kebijakan pajak daerah.

“Terkait dengan Realisasi penerimaan PBB-P2 tahun 2023 berdasarkan baku ketetapan masing-masing kecamatan sebesar 42 miliar 691.369.84 Rupiah terealisasi 34 miliar 4051.924.617 rupiah atau sebesar 80,70 persen,” jelas Asmaning Ayu.

Selain itu, pokok ketetapan tertinggi kecamatan di Kabupaten Blitar ada di kecamatan pertama Kanigoro sebesar 3 miliar lebih, kedua Srengat dan Ketiga Nglegok.

“Sedangkan, dimana untuk capaian prosentase tertinggi realisasi atas pokok ketepatan tahun 2023 diraih oleh 5 kecamatan sebagai berikut yang masuk dalam nominasi 5 besar,” Urainya.

Pertama Kecamatan Sutojayan yang berhasil meraih realisasi 93,97 persen, kedua Kecamatan Doko 89,80 persen, Wates 88,81 persen, Bakung 88, 34 persen dan Kecamatan Panggungrejo 85.82 persen.

“Apresiasi dan motivasi kepada kecamatan, atas pencapaian kinerjanya dalam pelaksanaan pemungutan PBB-P2 akan diberikan penghargaan oleh Bupati Blitar, untuk kecamatan dengan capaian realisasi tertinggi diatas 80 persen berdasarkan klasifikasi baku ketetapan,” Kata wanita cantik Kepala Bapenda Kabupaten Blitar Asmaning Ayu.

“Capaian baku ketetapan 0-1 miliar rupiah, realisasi tertinggi di capai Kecamatan Wates. Klasifikasi kedua baku ketetapan 1,1- 1,5 miliar diraih oleh Kecamatan Doko. Baku ketetapan 1,5 miliar satu sampai 2,5 miliar diraih oleh Kecamatan Sutojayan,” jelasnya.

Sedang diatas baku ketetapan diatas 2,5 miliar diraih oleh Kecamatan Nglegok dan Srengat.

Pihaknya juga melaporkan, bahwa tahun 2023 total capaian penerimaan PBB-P2 Kabupaten Blitar yang meliputi buku satu, dua, tiga, empat dan lima adalah sebesar 91,68 persen dari total target.

Dari capaian penerimaan tersebut juga tidak lepas dari upaya penagihan piutang PBB-P2 sejak tahun 2018-2022 yang mana Bapenda Kabupaten Blitar bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Blitar.

“Untuk itu apresiasi dan terimakasih sampaikan oleh Pemkab Blitar kepada seluruh tim, baik tingkat desa/kelurahan dan kecamatan, serta pihak Kejaksaan Negeri Blitar atas kinerjanya dalam mengoptimalkan pembayaran piutang pajak di Kabupaten Blitar,” pungkas Kepala Bapenda Kabupaten Blitar Asmaning Ayu.

Pewarta : Novi 

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button