Bawaslu Blitar Adakan Sosialisasi Pengawasan Menjelang Hari Tenang

Pewarta : Novian

Blitar,Mitratoday.comHari ini masa kampanye terakhir pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Blitar dan besok memasuki masa tenang sampai 8 Desember 2020, sesuai tahapan penyelenggara KPU Kabupaten Blitar.

Bawaslu Kabupaten Blitar menggelar Sosialisasi Pengawasan Menjelang Hari Tenang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blitar tahun 2020 pada Sabtu (05/12/2020) di Hotel Grand Mansion Kota Blitar.

Sosialisasi yang di adakan Bawaslu ini mengundang Ormas kemasyarakatan seperti PGRI, Karang Taruna, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI),PHRI, Forum Kewaspadaan Dan Masyarakat, JPPR dan dari unsur Media.

Acara di buka oleh Divisi Bidang Pengawasan, Priyo Hari Santoso sekaligus memberikan sambutan dengan mengatakan, dalam penyelenggaraan Pesta Demokrasi kita sudah melaksanakan tahapan tahapan sosialisasi, alhamdulilah semua telah berjalan dengan baik dan memasuki masa tenang diharapkan sudah tidak lagi ada kampanye propaganda dari masing-masing pendukung paslon dari relawan dan masa pendukungnya, tidak menebar berita hoax dan kriminalisasi.

”Kami mengajak kepada segenap lapisan masyarakat agar mematuhi rambu rambu aturan Penyelenggara Pemilukada yang ditetapkan, Pemilukada hanya sebuah sarana mencari figur pemimpin, namun jangan karena hal ini persaudaraan pecah hanya beda pilihan.”Ujarnya.

Priyo Hari Santoso lebih juga menambahkan, karena keterbatasan tenaga Bawaslu sangat membutuhkan kerjasama yang baik semua komponen masyarakat dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan Pemilukada Kabupaten Blitar.

“Karena jumlah penduduk kita ada 2 juta 600 ribu,dengan jumlah hak pilih 961.000 ribu DPT, kerjasama ini penting untuk melakukan pengawasan, masyarakat secara bahu membahu kerjasama dengan Bawaslu, mengawasi dan melapor bila menemukan pelanggaran, untuk mencapai pilkada yang berkualitas, dan tidak ada kecurangan,”Kata Priyo Hari Santoso.

Acara juga mengundang Nara sumber seorang akademisi yaitu DR.Imam Fahrudin dari Universitas Kadiri, pihaknya banyak menyampaikan tehnis dan mekanisme penyelenggaraan Pesta Demokrasi ditengah masa pandemi Covid 19.

Pemilihan Kepala Daerah yang pelaksanaannya meggunakan biaya yang cukup tinggi untuk itu hasilnya harslah maksimal walaupun saat ini masa Pandemi Covid 19, pencapaian partisipasi masyarakat pemilih harus tinggi, kita berharap peranan ormas dan organisasi kemasyarakatan yang hadir disini tidak bersikap masa bodoh dengan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Blitar tahun 2020 tanggal 9 Desember nanti.

Banyak hal yang harus diketahui oleh masyarakat mulai dari pencoklitan, penghitungan suara dan ormas ini diharapkan lebih berpartisipasi secara aktif dalam melakukan pengawasan, melaporkan bila terjadi kecurangan.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
error:
Close
Close