BlitarDaerahHeadlinejawa Timur

BCA Blitar Bersama Kemenparekraf Beri Pelatihan Dan Pendampingan 22 Desa

Blitar,mitratoday.com – Desa Semen Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia.

Melihat prestasi tersebut, Rabu (29/06/2022) Desa itu di kunjungi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno.

Kedatangan Sandiaga Uno di sambut Bupati Blitar, Hj Rini Syarifah di dampingi Sekda, Kepala Cabang Bank BCA Blitar, Agus Setio Budiman, Forkompinda, Kapolres Blitar, Kapolres Blitar Kota, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Mujib SM.

Setelah mendengar paparan Pokdarwis terkait Desa Wisata Semen yang masuk dalam 50 besar Desa Wisata terbaik Se – Indonesia, Sandiaga Uno di dampingi Bupati dan Kepala Cabang Bank BCA meninjau stand yang menghadirkan kerajinan dan makanan khas Desa Semen.

Kepala Cabang Bank BCA Blitar, Agus Setio Budiman menyampaikan bahwa pada event BCA, Desa Wisata Semen menjadi juara 3 dari 400 Desa dalam kategori kreatif.

Kreatif yang ia maksdkan yakni seperti sampah menjadi berkah karena adanya Bank Sampah, kemudian apa yang ada di Desa mereka kelola menjadi sesuatu yang luar biasa.

“Misalnya nanas, lalu di UMKM yang di pamerkan itu produk lokal semua. Banyak kreativitas warga Desa Semen ini, seperti kotoran sapi di olah menjadi biogas dan pupuk. Lalu di sini juga ada outbond, di Desa belum pernah ada seperti itu, saya belum pernah ketemu,” kata Agus.

Karena itu, kata Agus Desa Wisata Semen menjadi juara ke 3 di tahun 2021 dan Kemenparekraf juga mengadakan hal yang sama dengan peserta 4000 Desa. 

“Kalau event BCA Award kan hanya 400 Desa dan Desa Wisata masuk Top 50 Desa terpilih dari 4000 Desa. BCA kolaborasi dengan Kemenparekraf untuk satu tahun ke depan membina Desa Semen ini dalam bentuk pelatihan, menyiapkan sarana dan prasarana dalam kaitan pariwisata termasuk manajemen, marketing dan sebagainya,” Jelas Agus.

Agus Setio Budiman menambahkan, sebelumnya BCA sudah mengelola 12 Desa dan tahun ini bersama kemenparekraf pihaknya menambah 10 Desa lagi, hingga menjadi 22 Desa yang dikelola.

Agus Setio Budiman berharap kepada Desa Wisata Semen dan masyarakat nya, agar apa yang di lakukan saat ini di pertahankan.

“Terutama kebersihan, sampah ini di tempat lain menjadi masalah. Tapi di sini menjadi berkah. Saya bicara dengan Bank Sampah dahulu, sampah itu kalau habis meeting berserakan dimana-mana, sekarang kalau habis meeting berebut sampah.” Tandasnya.

Sampah itu di setor kan ke Bank Sampah, di timbang, dan di catat. Nanti di bayarnya kalau mau kenaikan sekolah atau kalau mau hari raya lebaran

“Jadi kalau mau lebaran, warga bisa dapat uang 600 ratus ribu sampai ada yang dapat satu juta rupiah, lalu mereka belikan kue lebaran dan sampah di sini menjadi berkah,” ujar Agus.

Saat menjelang kenaikan kelas atau tahun ajaran baru, warga setempat ujar Agus bisa punya uang dari hasil menjual sampah untuk daftarkan anaknya sekolah dan itulah yang harus dipertahankan.

Lalu menurut Agus, yang yang luar biasa bagi warga Desa Semen yaitu kebersihan Toilet. “Harapannya itu yang dipertahankan,” tutup Agus.

Pewarta : Novi

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button