DaerahHeadlineMalang

BIAN Di Luncurkan, Pemerintah Optimis Imunisasi Anak Bakal Tinggi

Malang,mitratoday.com – Kementerian Kesehatan telah meluncurkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sejak bulan Mei lalu. Tahap kedua, program imunisasi untuk membentuk kekebalan Balita tersebut akan dimuai bulan Agustus mendatang.

Hal sama juga dilakukan Pemkab Malang. Melalui Dinas Kesehatan, Program BIAN tersebut sudah dipersiapkan secara matang. Tujuaannya agar saat di mulai nantinya capaian target imunisasi tersebut bisa tercapai hingga 100 persen.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Gunawan Djoko Untoro mengatakan jika program yang diinisiasi Kemenkes tersebut adalah untuk membentuk kekebalan tubuh balita. Tujuannya agar balita-balita tersebut terhindar dari penyakit yang identik menyerang balita.

“Diantaranya ya seperti penyakit folio, diare, kanker, difteri. Sebenarnya ini dapat dicegah dengan imunisasi balita,” kata Gunawan Djoko Untoro.

Menurutnya program seperti ini sangat perlu dilakukan lantaran sangat dibutuhkan kelompok umur balita. Meski animo masyarakat ditahun-tahun sebelumnya cukup tinggi, namun dua tahun terakhir prosentase capaian imunisasi balita tersebut mulai menurun akibat pandemi Covid-19.

Dari data Dinkes, Gunawan merinci ditahun 2019 lalu target imunisasi dasar bagi Balita di Kabupaten Malang ini mencapai sekitar 86 persen. Sementara di tahun 2020 lalu terjadi penurunan hingga tersisa 85 persen.

Dari hasil evaluasi inilah laniut Gunawan, adanya Program BIAN tersebut dinilai sangat penting untuk menggenjot capaian imunisasi balita setelah sempat terkendala akibat pandemi Covid – 19. Dosis vaksin imunisasi Balita itu sendiri akan dilengkapi dengan doaia imunisasi folio. Tujuannya adalah untuk kekebalan sehingga bisa menghentikan transmisi penyakit campak dan rubela.

Sasarannya, meliputi imunisasi dasar untuk balita usia 12 hingga 59 bulan. Hal sama juga untuk imunisasi campak untuk balita usia 9 sampai 59 bulan,” Tandasnya.

Saat ini pihaknya telah melakukan pendataan jumlah sasaran balita di Kabupaten Malang. Setelah didata maka pihaknya mensosialisasikan program tersebut ke masyarakat melalui berbagai media promosi salah satunya seperti kader posyandu yang ada di masing-masing desa.

“Untuk logistik, kita sudah siapkan atok dosis imunisasi dari berbagai jenis ya, ada sekitar 14 jenis dosis imunisasi,” beber Gunawan Djoko Untoro.

Ia menambahkan jika dibulan Agustus mendatang, Dinkes tidak hanya menggenjot soal imunisasi balita saja, tapi juga ditambah dengan program pemberian vitamin A bagi Balita dan Bulan Timbang bagi Balita.

Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat terutama kaum ibu untuk membawa balitanya berbondong-bondong mendatangi posyandu-posyandu terdekat untuk mengikuti imunisasi ini. Ini adalah bagian dari upaya prefentif pemerintah menjadikan para balita menjadi generasi yang unggul dan sehat.

Pewarta : Sigit

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button