
Dumai,mitratoday.com– Guna mendongkrak minat haca masyarakat dari berbagai elemen dan unsur,, Pemko Duma mealul Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) terus membuat inovasi terbaru dan jitu. Selain terus membina serta mengembangkan perpustakaan sekolah, kecamatan dan.kelurahan, kini instansi tersebut mulai membidik kaum pembaca dari generasi milineal.
Menurut Sekretaris Kadispenda Kota Dumai, H Marwan, sejak sebulan belakangan pihaknya telah mengembangkan perpustakaan digital atau electronic library. Nama aplikasi tersebut yakni “idumai “. Dimana, dengan mendownload aplikasi tersebut, masyarakat bisa menjadi anggota dan.menbaca buku digital yang tersedia di perpustakaan milik Dispersip Kota Dumai.
“IIni model perpustakaan terbaru yang kita kembangkan sejak sebulan belakangan. Masyarakat tak perlu susah datang ke pustaka Dispersip. Cukup dengan mendownload aplikasi “idumai” di gadget atau android melalaui playstore,” ujar Marwan, Kamis (31/10/19).
Dikatakan Marwan yang didampingi staf Dispersip Kota Dumai, Yunivo Nifapiola setelah mendownload aplikasi, masyarakat dapat menajdi anggota dan melakukan.peminjaman buku digital secara gratis. Ketika jangka peminjaman habis, buku tak dapat lagi dibaca. Jadi harus.melakukan peminjaman ulang
“Melaui idumai ini, sangat melakuakan peminjaman buku berjangka waktu. Untuk kelengkapan bulu digital., kita bekerjasama dengan PT Askara Maya, Jakarta.. Pihak perusahaan pun telah membekali tenaga IT kita dalam.mengelola perpustakaan digital ini pada Senin lalu ” jelas Marwan.
Selian.membekali tenaga IT Dispersip, lanjuti Marwan sekaligus pelatihan tenaga IT perpustakaan kecamatan, kelurahan serta sekolah. Hal iru dimaksudkan agar pihak perpustakaan dapat dengan.mudah melakukan peminjaman buku di idumai.
“Sekaligus kita melaunchingyang dilakukan pak Kadispersip mewakili pak walikota, serta sosialisasi perpustakaan digital. Hingga kini telah banyak pembaca yang meminjami buku melalui idumai.iini. Oleh karena sangat mudah diakses pada android, saya berharap kepada masyarakat pergunakan program ini dalam meningkatkan pengetahuan kita.
Ok]h karena pustaka adalah jendela dunia,” harap Marwan.
(bambang s)