DaerahSeram bagian barat

Bupati SBB : Bukan Hanya Masjid, Gereja Juga Di Prioritaskan

Pewarta : Ekdar Tella

Seram Bagian Barat,Mitratoday.com-Gubernur Maluku, Murad Ismail meletakkan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan masjid Agung Nurul Yasin Piru, yang letaknya di Dusun Waimeteng Pantai Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Prosesi awal pembangunan masjid Agung Nurul Yasin Piru itu dilangsungkan Jumat (9/4/21) Sekira Pukul 4.13.Wit.

Selain oleh gubernur, pembangunan masjid baru tersebut juga ditandai peletakan pertama oleh Bupati (SBB), M. Yasin Payapo, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Rasyid Lisaholid, Ketua Yayasan Nurul Yasin Mansur Tuharea, Ketua (MUI), Provinsi Maluku, dan Imam Masjid Al Muhajirin Piru.

Untuk diketahui, batu yang digunakan sebagaimana untuk diletakan yaitu batu yang diambil dari Tiga batang air yakni dari Talabatai, Etibatai dan juga Sapalewa Batai sebagai simbol Kabupaten Bertajuk Saka Mese Nusa.

Gubernur Maluku Murad Ismail berharap, dengan adanya masjid baru, Nurul Yasin Piru ini, pengunjung dan masyarakat sekitar dapat beribadah lebih nyaman dan tentram.

Tak hanya itu, Gubernur Maluku juga sangat mengapresiasi langkah pembangunan yang dilakukan untuk bagaimana membangun Masjid sebagai sarana meningkatkan iman dan takwa.

Murad juga dalam tuturnya menyampaikan bahwa, Masjid sebagai titik awal pembangunan peradaban ummat islam dan juga tempat ibadah.Untuk itu tambahnya, dalam proses pembangunan, mari dikawal bersama sama, disertai dengan pemahaman kita yang melekat pada iman kita sendiri, saling menopang higga terciptanya kebersamaan baik antar agama maupun antar ummat beragama di bumi raja raja Maluku tercinta ini.”Terang Murad.

Sembari menoreh pesan singkat, Bupati (SBB), M. Yasin Payapo juga memberikan sambutan dengan harapan serta penuh doa atas terselenggaranya kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung ini.

Payapo ketika hendak di Podium, iya mengakui jika bukan hanya Masjid Agung saja yang akan menjadi prioritas, melainkan ada juga Dua buah Gereja yang akan dibangun dan itu tugas bersama.

“Bukan hanya Masjid saja, melainkan ada juga Dua buah Gereja yang akan dibangun”. Pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Mansur Tuharea yang juga merupakan Ketua Yayasan Nurul Yasin dalam sambutannya menjelaskan bahwa, Pembangunan Masjid ini dengan Anggaran sebesar Rp.25 Miliar dengan proses anggarannya secara bertahap. Sementara itu, untuk pembagunan dibutuhkan waktu tiga tahun lamanya.

Bila Masjid Nurul Yasin Piru ini dibangun mengingat masyarakat muslim yang sudah cukup banyak di Ibu kota sehingga daya tampung pada mesjid sebelumnya sudah tidak memungkinkan.”ujarnya

Sambungnya, Masjid baru yang berlokasi disebelah rumah Redy ini juga dibangun diatas tanah yang lokasinya seluas 10 Hektar, Panjangnya 38,2 Meter, serta Lebar 42, dan memiliki daya tampung sekira 1000 orang lebih.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button