Home » Daerah » DKI Jakarta » Calon Suku Rejang Di Pilgub Bengkulu 2020 Perlu Restu & Dukungan IKJPP

Calon Suku Rejang Di Pilgub Bengkulu 2020 Perlu Restu & Dukungan IKJPP

Jakarta,Mitratoday.com-Penulis buku “Politik Kesukuan Dalam Pilkada”, Andriadi Achmad mengingatkan bahwa tokoh-tokoh latar belakang suku Rejang yang akan bertarung dalam gelanggang pilkada provinsi Bengkulu tahun 2020 nanti butuh restu dan dukungan dari organisasi suku Rejang terbesar yaitu Ikatan Keluarga Jang Pat Petulai (IKJPP) provinsi Bengkulu.

“Saya melihat tokoh-tokoh berasal dari suku Rejang yang akan mengikuti PilGub Bengkulu September 2020 mendatang, secara tersirat perlu mendapat restu dan support dari organisasi suku Rejang IKJPP.” Ungkap Dosen FISIP UPN Veteran Jakarta ini saat diwawancara awak media, Jum’at (18/10/2019).

Beberapa tokoh suku Rejang secara terang-terangan sudah menyatakan maju dalam pilkada provinsi Bengkulu yaitu Imron Rosyadi, Rosjonsyah, Ferry Ramli, Patrice Rio Capella, Herliardo, Leny John Latief dan tokoh lainnya yang masih belum secara terbuka  menyatakan maju dalam perhelatan akbar lima tahunan ini.

“Setelah parpol membuka pendaftaran penjaringan bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur provinsi Bengkulu 2020-2025, terlihat beberapa tokoh suku Rejang telah mendaftar dalam penjaringan tersebut. Mudah-mudahan sinyal positif kebangkitan politik suku Rejang.” Jelas Alumni Pasca Sarjana Ilmu Politik FISIP UI ini.

Direktur Eksekutif PolCom SRC ini juga menyakini bahwa suara dan dukungan suku Rejang sangat berpengaruh dan sangat  membantu dalam memenangkan kandidat yang akan bertarung. Oleh karena itu, perlu dikomandoi dan ditegaskan melalui organisasi IKJPP dalam forum terbuka agar masyarakat suku Rejang yakin dan percaya akan pilihannya terhadap tokoh yang telah direkomendasikan dan diamanahkan untuk maju dalam PilGub Bengkulu 2020.

“Saya kira IKJPP perlu memberikan sikap dan dukungan secara tepat kepada salah satu kandidat tokoh suku Rejang di PilGub Bengkulu 2020 nanti agar masyarakat dan semua kandidat suku Rejang bisa memahami bahwa tanpa bersatu akan sulit untuk memetik sebuah kemenangan.” Demikian tutup Andriadi Achmad menutup wawancara.

(Red)

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.