Dampak Covid, PAD Dishub Terjun Hingga 60 Persen

Penulis : Sigit

Malang,Mitratoday.com-Merebaknya Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Malang menyebabkan PAD Kabupaten Malang anjlok hingga dititik rendah,salah satunya seperti yang di alami Dinas Perhubungan Kabupaten Malang.

Kadishub Kabupaten Malang Drs.H.Hafi Luthfi.MM mengatakan dampak Covid-19 PAD Dishub mengalami penurunan signifikan sekitar 60 persen.

Ia menyebut sumber terbesar PAD Dishub selama ini berasal dari sektor Parkir dan Balai Uji Kir.

“Restribusi parkir berkurang karena banyak tempat wisata yang tutup ,tempat Kuliner yang tutup dan pembatasan pengunjung pasar sehingga sangat berdampak terhadap PSD Dishub, sedangkan balai uji kir pendapatan kita turun hingga 50 persen. Kan kita berlakukan sehari buka sehari tutup, kemudian kita tidak bisa kenakan denda karena saat pemilik kendaraan mau melakukan uji kir ,kita tutup,makanya kita tidak kenakan denda,”beber Hafi Luthfi selasa (26/5/2020).

Melihat kondisi seperti itu, lanjut Luthfi, pihaknya mengajukan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk meninjau ulang target PAD yang dibebankan ke Dishub.

Target awal PAD yang dibebankan ke Dishub ,beber mantan Kepala BPBD tersebut, dari sektor Uji Kir sebesar Rp 4,5 miliar sedangkan sektor Parkir Dishub ditarget mampu menyetorkan PAD sebesar Rp 6,5 miliar.

“Dengan kondisi seperti ini di tengah merebaknya pandemi Covid ini, praktis kami tidak bisa berbuat apa-apa, mungkin yang bisa kami manfaatkan untuk menggenjot dari sektor parkir,itupun kami harus sering turun ke lapangan untuk melihat di UPT,mungkin seperti Jukir yang biasanya bekerja setengah hari ,jika memungkinkan kita minta untuk parkir seharian untuk meningkatkan pendapatan,”tutup Hafi Luthfi.

Bagikan
Exit mobile version