Desertasi PERSEPSI WISATA PANTAI ,Kadisparbud Raih Gelar Doktor

Malang,mitratoday.com-Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud ) Dr.Made Arya Wedhantara.SH.Msi  berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Sosial dari Universitas Merdeka Malang kamis (29/8).

Made Arya Wedhantara berhasil menjawab pertanyaan tim penguji saat menyampaikan desertasinya yang berjudul Persepsi Masyarakat Terhadap Wisata  Pantai terhadap Kajian Fenomenologi Mengenai Wisata Pantai Bowele, Wadiawu dan Lenggoksono desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.

Ditemui usai menjalani ujian desertasi, Made menjelaskan dirinya sengaja ingin mengangkat pariwisata pantai di Kabupaten Malang.

Ia menilai saat ini pengelolaan wisata pantai di Kabupaten Malang masih terkesan stagnan, artinya dengan tersedianya wisata pantai sepanjang 103 kilometer ini belum diimbangi dengan optimalisasi pengelolaan. “Wisata pantai kita sepanjang 103 kilometer ini mau kita jadikan apa.

Makanya Saya mengangkat teori persepsi ini , untuk mengetahui sebesar apa pemahaman , pengetahuan masyarakat terhadap pariwisata khususnya wisata pantai,”kata Made Arya Wedhantara.

Dari Persepsi inilah , lanjut Made akan diketahui langkah maupun terobosan yang harus dilakukan untuk menganggkat wisata pantai di Kabupaten Malang. “Masyarakat akhirnya akan tahu tersedianya pantai ini , harus dimanfaatkan dan ini sangat berpotensi.,”tutur Made.

Made berencana akan memanfaatkan hasil kesimpulan desrtasi ini untuk membuat rolemodel agar bisa ditiru oleh pengelola wisata pantai lainnya.

Saat ditanya alasan mengangkat wisata pantai Bowele, Wedi awu dan Lenggoksono , Made mengatakan destinasi pantai di tempat tersebut berhasil dimanfaatkan untuk mendongkrak pariwisata, seperti surfing dan adanya tradisi petik laut yang menjadi ciri khas daerah tersebut. “Ini yang terus kita optimalkan,”tandas Made.

Selain itu kedepan Made berencana bakal mengangkat tema wisata  Bahari. Kata Bahari menurut Made punya arti luas.
“Saat kita ngomong Bahari , disitu semua bisa kita ekspos dan kita manfaatkan misalnya pantai untuk surfing, pasirnya bisa dimanfaatkan , teluk bisa dimaksimalkan , tebing yang juga kita manfaatkan, artinya skala Bahari ini sifatnya meluas,”beber Made.

Made menuturkan perjuangan untuk meraih gelar Doktor Ilmu Sosial ini sangat panjang dan melelahkan. Dimulai kuliah tahun 2012 hingga 2014 dan dalam rentang waktu lima tahun dirinya berjuang meraih gelar Doktor tersebut dengan menyusun desertasi yang diikuti dengan berbagai penelitian lapangan.

Sebenarnya bisa setahun, tapi karena tugas sebagai ASN di Pemkab Malang , dengan berbagai agenda yang cukup padat, baru saat ini ujian desertasi saya terlaksana. Saya sempat ditegur oleh beberapa dosen dan guru besar karena diangap malas dan enggan menulis desertasi saya. Bahkan beberapa pengajar semoat mengatakan “JIKA TIDAK NIAT MENDING TIDAK USAH, KARENA TERLALU LAMA,” ungkap mantan Kadispora ini.

Made mengungkapkan dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport dirinya untuk meraih gelar Doktor ini.

(GT)

 

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close