Di Bengkulu Utara Di Duga Banyak Proyek Siluman, Milik Siapa?

Penulis  : AV
Editor    : Redaksi

Bengkulu Utara,Mitratoday.com-Upaya pemerintah di dalam meningkatkan pembangunan insfrastruktur disetiap daerah tentu menjadi hal yang diutamakan, namun dari semua itu tidak berjalan baik sebagaimana mestinya.

Seperti halnya pembangungan drainase di Desa Sumberejo, kemumu, dan tebing kaning, yang mana drainase memiliki panjang lebih kurang 20 hingga 50 M, bahkan lebih.

Namun dari pekerjaan tersebut banyak menimbulkan pertanyaan dari lembaga kontrol dan masyarakat, pasalnya, dari beberapa pkerjaan tersebut tidak terlihat adanya papan merk.

Saat diki firmasi oleh media ini, para pekerja mengatakan tidak tahu papan merknya dimana.

“Tanya saja sama pak pendi yang tukang lansir material tidak jauh dari lokasi mereka,  pas depan pemakaman (TPU) kemumu.” Kata Salah Satu pekerja.

Saat ditemui oleh pihak media,  Bapak Pendi yang lagi melansir material atau tumpukan tanah yang masuk kejalan raya akan di pinggirkan. Iya mengatakan bahwa proyek tersebut banyak titiknya, yang mana kemungkinan papan merknya ada ditempat lain.

“Proyek ini banyak titiknya pak, di mana kemungkinan papan merknya ada di titik lain.” Ujar Pendi.

Proyek yang di duga tidak tau siapa tuannya tersebit, diantaranya pembangunan drainase dan pelapis di sekitaran Desa Sumberjo,Kelurahan Kemumu, dan Desa Tebing Kaning.

Dari beberapa tempat kegiatan kerja, berdasarkan pantauan dan investigasi dari wartawan media ini, pekerja enggan mengatakan ini proyek PT atau CV siapa yang mengerjakan bahkan tidak satu orangpun bisa dimintai keterangannya.

Bahkan 4 orang lebih pekerja yang di temui guna mencari tahu proyek siapa, mereka tidak ada yang tahu.

Sugiman merupakan pekerja yang baru sudah ada seminguan bekerja juga menyampaikan jikalu iya juga tidak tahu siapa pemilik proyek tersebut.

“Tidak tau pak dari Bengkulu atau dari mana.” Ucap Sugiman yang terkesan sepeti enggan mengatakan siapa pemborong nya.

Selain itu, salah satu warga Kelurahan Kemumu,Poniati juga mengucapkan terimakasih kepada pihak Pemerintah atas pembangunan yang sudah diberikan di tempatnya.

“Bagaimana pak, sebelahnya bangun juga nggak?.” kami senang,Dengan dibangunnya drainase itu, air tidak tergenang lagi dijalan.” Ungkap Poniati.

Untuk diketahui, Proyek drainase dan pelapis tebing di Desa Sumberejo, Kelurahan Kemumu, Dan Desa Tebing Kaning tidak memiliki papan Merk, diduga proyek siluman.

Beberapa proyek tersebut diduga langgar Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Diharapkan pihak terkait agar dapat mengkroscek beberapa proyek tersebut. Mengingat tidak transpransi terhadap masyarakat, sehingga banyak dugaan-dugaan lainnya.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close