Didepan Tim Penilai Sakip RB, Sekdakab Malang Paparkan Capaian Hasil Pembangunan

Malang,mitratoday.com-Berbagai capaian hasil pembangunan di Kabupaten Malang di paparkan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Ir.Didik Budi Muljono.MT di hadapan ketua tim penilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Reformasi Birokrasi (Sakip RB) Kementerian Pedayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di ruang rapat Pendopo Agung Kabupaten Malang senin kemarin (16/9).

Didik menjelaskan visi terwujudnya masyarakat yang Madeb Manteb Manetep terus di lakukan Pemerintah Kabupaten Malang dengan berpedoman kepada tiha sasaran umum yaitu Menurunkan Angka Kemiskinan , Memperkuat Daya Lingkungan Hidup serta mengoptimalkan sektor Pariwisata.

Indeks pengentasan Kemiskinan diKabupaten Malang ditahun 2018 sudah mencapai 10,37% , meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 11,04 % dan ditahun 2016 mencapai 11,49 %. Hal ini berkat sinergitas antar OPD yang ikut berpartisipasi melalui berbagai program kemasyarakatan , diantaranya Peningkatan Produktifitas pertanian , perikanan dan peternakan , penyerapan tenaga kerja , pemberian pelatihan dan meningkatnya jumlah pelaku UMKM dan Koperasi,”kata Didik dalam paparannya.

Selain itu , lanjut Didik keberhasilan ini dikarenakan Pemkab Malang terus mensinergikan berbagai program berbasis pedesaaan secara terpadu, simultan dan terintegrasi.

Capaian selama tiga tahun terakhir , pembangunan berbasis pedesaan di kabupaten Malang saat ini, dari data yang dimiliki , dari 378 desa sudah tidak ada desa tertinggal maupun sangat tertinggal , berbeda ditahun 2016 , desa tertinggal di kabupaten Malang mencapai 63 desa.

“Bahkan saat ini ada 10 desa di Kabupaten Malang yang berada diposisi 100 besar desa terbaik se indonesia diantaranya desa Ngroto Pujon , Desa Karangkates Sumberpucung, Desa Girimoyo Karangploso, Desa Banturejo Ngantang, Desa Tumpang, Desa Kaumrejo Ngantang , Desa Ngebruk Sumberpucung, Desa Kasembon , Desa Sumberpucung dan Desa Sumbersekar Dau. Desa Ngroto memiliki nilai Indek Desa Mandiri mencapai 94,”tutur Didik Budi Muljono.

Didik juga menjelaskan saat ini Pemkab Malang tengah menunggu terbitnya Surat Pengesahan Presiden RI terhadap status Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari. Sambil menunggu terbitnya surat pengesahan tersebut , Pemkab terus berbenah menuiapkan berbagai aspek didalamnya terhadap pengembangan KEK Singhasari meliputi sasaran yang harus dicapai, muatan aktivitas, berbagai sumber daya, serta kemudahan perijinan,”imbuh Mantan Inspektur Kabupaten Malang ini.

Dibidan Pariwisata , saat ini tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke kabupaten Malang mengalami peningkatan signifikan. Ditahun 2016 tercatat jumlah kunjungan wisatawan mencapai 5.849.554 orang , tahun 2017 mencapai 6.504.360 orang dan ditahun 2018 mencapai 7.172.358 orang. Peningkatan ini telah diimbangi dengan sinergitas antar OPD yakni pengembangan destinasi wisata oleh Disparbud, sarana Infrastruktur oleh Dinas PU Binamarga dan pembangunan sarana perhubungan oleh Dishub Kabupaten Malang. “Saat ini kita juga kembangkan wisata , Benda, Situs, dan Cagar Budaya yang terus kita kenalkan lewat berbagai event diantaranya promosi, penyelenggaraan festival dan pembinaan. Tercatat tahun 2018 di Kabupaten Malang terdapat 283 situs, Benda, dan Kawasan Cagar Budaya yang kita lestarikan ,”papar Didik

Dibidang Lingkungan Hidup, Didik menjelaskan saat ini Pemkab Malang telah berhasil mengolah sampah organik pasar menjadi energi listrik dan pupuk organik. Ia mencontohkan di pasar Mantung Pujon , Setiap hari kapasitas sampah di Kabupaten Malang mencapai 2 ton dan mampu dijadikan energi listrik sebesar 20 – 30 KVA
yang mampu mencukupi 50 kios di pasar mantung Pujon. Terhadap,penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan hidup , Didik menjelaskan ditahun 2017 dan 2018 telah mencapai 100 %.

Berbagai capaian kemajuan pembangunan tersebut , kata Didik merupakan bukti keseriusan pemkab Malang untuk merealisasikan target seperti yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Malang. Implikasinya akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan.

Ekonomi masyarakat Sehingga diharapkan dengan transparansi dan akuntabilitas kinerja Pemkab Malang , masyarakat akan merasakan dampak positif dari pembangunan yang dilakukan selama ini.

(GT)

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close
Close