BENGKULUBengkulu SelatanDaerahHeadlineKesehatan

Diduga Plt Dinkes BS Kurang Respon Terhadap DBD, Bupati Diminta Evaluasi

Bengkulu Selatan,mitratoday.com – Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan dinilai kurang respons dan tanggap terhadap keluhan masyarakat SMA Karya kelurahan Pasar Baru Kecamatan Kota Manna, 3 orang yang dinyatakan positif penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Beberapa hari yang lalu, warga sempat melapor ke Dinas Kesehatan tentang masyarakatnya yang terkena DBD, namun dikatakan Plt kadis kadinkes, Didi Ruslan mengatakan hari Senin 05 September 2022 akan melaksanakan Fogging, namun hingga hari ini belum juga dilaksanakan.

“Kami masyarakat sangat kecewa dengan plt kepala dinas Kesehatan yang tidak menepati janjinya dan kurang respon, hingga hari ini bertambah lagi yang terkena DBD.” jelas Yon maryono.

Dapit selaku tim Sekber media online juga mengatakan jika memang benar hal tersebut terjadi, sangat disangkakan.

Padahal Bupati Bengkulu Selatan pernah mengatakan gerakan serentak terkait pengendalian jentik nyamuk penular demam berdarah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Bengkulu Selatan untuk Gotong Royong serentak dalam 4 minggu, di mulai dari jumat 12 Agustus 2022. Kita kerahkan seluruh OPD, Camat, Lurah, dan Kades untuk mengajak masyarakat melakukan gotong royong membersihkan area area yang menjadi tempat bersarangnya jentik nyamuk. Dari hal tersebut saya anggap percuma kenapa saya bilang percuma karena percuma gotong royong kalau Dinasnya aja tidak merespon.” Tegas Dapit.

Dengan hal ini diharapkan Bupati Bengkulu Selatan dapat melakukan evaluasi terhadap Plt kepala dinas Kesehatan.

“Baru PLT Dinkes aja sudah kurang tanggap, padahal DBD ini sangat cepat sekali penularannya.” ucap Dapit

Kadis Kesehatan Didi Ruslan M.Si juga pernah menyampaikan agar masyarakat dapat mengikuti instruksi Bupati, ikut berpartisipasi bergotong royong di lingkungan masing-masing, untuk keselamatan serta kesehatan kita semua, terkadang masyarakat masih sering acuh tak acuh dengan himbauan serta ajakan, padahal itu demi kesehatan kita bersama.

“Pernyataan diatas mengatakan masyarakat acuh tak acuh dengan himbauan serta ajakan seolah – olah masyarakat yang salah, padahal Pihak Dinkes yang kurang respon.” Tandas Dapit.

Pewarta : Julian

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button