BengkuluBENGKULU

Dinkes Kota Bengkulu Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Mutualisme Tentang Covid-19

Kota Bengkulu,Mitratoday.com-Upaya melakukan peningkatan kapasitas mutualisme tentang covid-19, Pemkot Bengkulu Melalui dinas Kesetahan Bengkulu gelar pelatihan pada Sabtu pagi (6/06/20), bertempat di Aula Kodim 0407 Kota Bengkulu.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan wartawan dari berbagai media, yang mana Kegiatan dihadiri Walikota Bengkulu Helmi Hasan di wakili Asisten I, Bujang HR, Dandim 0407 Kota Bengkulu, Kadinkes Kota Bengkulu Susilawati, dan Waka Polres Kota Bengkulu.

Dalam sambutannya, Walikota Bengkulu Helmi Hasan dalam hal ini diwakili Asisten I Bujang HR, mengapresiasi kegiatan yang dipelopori Dinkes Kota Bengkulu bekerjasama dengan Kodim 0407 Kota Bengkulu.”Tenti kita sangat mengapresiasi atas apa yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Bengkulu ini.”Ucap Asisten I.

Dengan kegiatan ini semua wartawan, Humas Protokoler Pemkot dan Humas Dinkes Kota dapat teredukasi pengetahuan tentang pencegahan penyebaran Covid- 19..

“Kalau semua wartawan atau peserta yang ikut kegiatan ini sudah paham maka paling tidak dalam rutinitas kejurnalistikan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat luas,”Ujarnya.

Karena berdasarkan data laporan dari Dinas Kesehatan Kota Bengkulu per tanggal 4 Juni 2020. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) 250 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 216 org, dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) 31 orang serta yang terkonfirmasi positif Covid- 19 berjumlah 60 orang.

Selain itu, Dandim 0407 Kota Bengkulu, Kolonel Inf Uchi Cambayong, S.Ip dalam materinya menyampaikan seputar wawasan kebangsaan dalam ancaman radikalisme dan paham komunis.

“Bahaya bangkitnya Komunisme, Dandim mengajak masyarakat waspadai bahaya laten komunis, dan ini kerap muncul setiap momentum besar seperti Pilpres, Pileg, Pilkada, sosial budaya seperti narkoba, termasuk serta masalah Hankam,” paparnya.(red).

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button