Ditahan Semalam, Tahanan Kasus Pencabulan Tewas di Polres Sergai

Pewarta : Marwan

Sei Rampah,Mitratoday.comRuang tahanan Mapolres Serdang Bedagai menjadi tempat berakhirnya hidup TS (43) Warga Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai. Pria yang sudah beristri ini dinyatakan Meninggal dunia pada hari Sabtu 26 September 2020.

Tragedi meninggalnya Lelaki yang terjerat kasus pencabulan tersebut diketahui akibat dianiaya sesama tahanan.

“Benar kami terima tersangka dalam keadaan sehat Dan bugar saat diantar Kanit Reskrim Polsek Firdaus Ipda Maruli Sihombing Didampingi Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa Gempolan dan Warga Ke unit PPA Polres Sergai,”Jelas kasatreskrim AKP Pandu Winata Saat dihubungi Wartawan, Sabtu (26/09/2020).

AKP Pandu Menguraikan TS sejak Jumat kemarin Pukul 21:00 Wib memang Masih bugar saat menjalani pemeriksaan Didampingi Kades Gempolan Rosinta Sianturi kemudianb Lanjut AKP Pandu Sekitar Pukul 01:00 Wib Tersangka TS dimasukan kedalam rumah Tahanan Polres Sergai.

Tak lama berselang terjadi kegaduhan Diruang tahanan Yang kelebihan kapasitas Itu yang mengakibatkan TS babak belur dan Kritis.

“Diduga dipukul sesama tahanan, Kemudian tersangka sekaligus Korban Segera dilarikan oleh petugas Polres Sergai ke RS Sultan Sulaiman Dan TA dinyatakan meninggal dunia oleh dokter pada hari Sabtu 26 September 2020 Sekitar Pukul 02:40 Wib.”Terang Kasatreskrim.

“Dari pemeriksaan CCTV diruang tahanan ada tujuh tahanan yang sudah diambil keterangannya, Para pelaku mengaku geram dan marah Mengetahui kelakuan korban.” Tambah Kasat.

Informasi diperoleh Awak media TS menjadi Tersangka dugaan pencabulan terhadap putri kandungnya hingga hamil enam bulan.

“Sebelumnya ada laporan warga Di Desa tersebut Yang geram dan marah Atas kelakuan Tersangka Untuk itu saya meminta Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades mengamankan Tersangka ke Polsek Firdaus,”Jelas Kanitreskrim Polsek Firdaus Ipda Maruli Sihombing.

Selanjutnya Pihaknya kata Maruli mengantarkan TS ke Polres Sergai karena Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Ada di Polres Sergai.

Warga juga menyesali atksi bungkam isteri Tersangka yang juga khawatir Suaminya ditahan Sebab tersangka sekaligus Korban merupakan tulang punggung keluarga.

“Guna menghindari pertanyaan warga isteri tersangka mengaku Kalau anaknya diungsikan Ke Bagan Batu (Riau) Dan setelah mengetahui suaminya meninggal baru mengaku kalau anaknya ke Desa Tiga Juhar Kabupaten Deli Serdang,”Pungkas Kanitreskrim Sihombing.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close