Dituding Kangkangi Himbauan Pemerintah Dan Maklumat Kapolri,  Warga Minta Lurah Dicopot

Penulis : Marwan

Perbaungan,Mitratoday.com-Lurah Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan Serdang Bedagai Suhendra dianggap mengangkangi Himbauan Pemerintah serta maklumat Kapolri No: 2/III/2020, lantaran membiarkan warganya berkumpul pada acara pembagian sembako yang di berikan H.Syahlan Siregar ST dan Drg Iskandar Muda Siregar SP.orT, Senin (30/3/2020).

Pembagian sejumlah Sembako berupa Beras dan mie instant dari Zakat Harta Mantan Ketua DPRD Sergai dan adik kandungnya itu Pada Minggu kemarin (29/3/2020) di Hotel Berkah tepat di Depan RS Melati Perbaungan berbuntut panjang sehingga Warga mendatangi Kantor Kelurahan Simpang Tiga pekan.

“Pak lurah kalau mau membagikan Sembako untuk apalah pak lurah datang kesana lebih baik diserahkan melalui Kepling, biar gak repot jadi adil pak lurah ngapain lah kumpul kumpul semalam nanti kena Virus Corona Pak Lurah.”Teriak emak-emak warga lingkungan Tempel.

Ratusan massa yang didominasi kaum emak-emak itu senin Pagi (30/3/2020) Sekira Pukul 09:00 Wib tiba menumpangi becak motor dan berjalan kaki massa menuntut Kepada Bupati Soekirman segera menganti lurah Simpang Tiga Pekan karena tidak mampu mengatasi kesulitan warga ditengah tengah situasi Wabah Virus Corona (Covid-19).

Kepala Lingkungan Tempel Suhardi (55) di sela sela unjuk rasa Kepada Mitratoday mengatakan Unjuk rasa tersebut dipicu karena kecemburuan sosial lantaran warga menilai pemberian bantuan sembako gratis dari Sahlan Siregar ST dianggap tidak adil dan merata.

Ditambah lagi warga kesal karena Lurah Suhendra hadir dalam acara itu sebab sebelumnya warga pada haei jumat (27/3/2020) beramai ramai mendatangi kantor kelurahan simpang Tiga Pekan mempertanyakan bantuan Sembako dari Pemkab Serdang Bedagai disitu dalam pertemuan Pak Lurah Suhendra dengan masyarakat berjanji akan menyerahkan bantuan kepada warga jika ada bantuan dari Pemkab Serdang Bedagai.

Dijelaskan Kepling Suhardi informasi kehadiran pak lurah diacara itu kemudian menyebar kemasyarakat hingga puncaknya malam hari warga datang menemuinya dirumah disitu warga mempertanyakan bantuan sembako gratis yang menurut warga tidak adil dan merata tetapi isu itu bisa saya atasi sehingga warga akhirnya pulang kerumah masing-masing.

Malam itu warga khususnya bapak bapak datang kerumah mempertanyakan bantuan itu tetapi sudah saya larang agar tidak berkumpul mendatangi Kantor Kelurahan Simpang Tiga Pekan karena alasan dilarang Pemerintah maupun Kepolisian terkait Virus Corona tetapi warga tetap menolak sehingga akhirnya warga beramai ramai datang ke kantor lurah.

“Saya sudah sampaikan kepada warga agar jangan ramai ramai datang Kekelurahan cukup saya aja yang datang tetapi warga ngotot mau datang karena alasan ekonomi maklumlah pak warga saya hanya penghailannya dari berjualan kalau tidak jualan tidak makan situasi wabah virus corona sekarang ini untuk berjualan saja sepi karena kepolisian melarang warga ditempat keramaian kondisi sekarang ini memang sulit untuk makan saja kami harus berhutang barang barang yang ada semua sudah terjual untuk kebutuhan makan keluarga.”pungkas Kepling.

Sementara Itu Lurah Simpang Tiga Pekan Suhendra ditemui Awak Media membenarkan hadir di acara pembagian Sembako gratis dari Sahlan Siregar ST menurutnya kehadiran dia ditempat itu karena di undang oleh Sahlan Siregar Melalui sambungan Telepon Seluler.

“Saya memang hadir disitu karena diundang Pak Sahlan Siregar melalui handphone namanya kegiatan baik sembako gratis untuk warga yang membutuhkan ditengah Wabah virus covid-19 jadi tida ada alasan saya untuk menolak seganlah pak saya menolak beliau kan mantan Ketua DPRD Sergai.”Ucap Lurah Simpang Tiga Pekan.

Dijelaskan Lurah Suhendra bantuan sembako gratis itu diberikan melalui kupon oleh keluarga pak sahlan siregar dan itu jauh hari sebelumnya,susah siserahkan panitia langsung kepada masyarakat bukan melalui pemerintahan Kelurahan Simpang Tiga Pekan.

Sementara itu Kapolsek Perbaungan AKP Jhonson Sitompul ketika dikonfirnasi awak Media mengaku tidak mengetahui kegiatan pembagian sembako gratisbdari syahlan siregar dan bila hal itu memang benar pihaknya juga menyesalkanya karena tidak ada pemberitahuan dari pihak Kelurahan Simpang Tiga Pekan.

“Jika memang acara pembagian sembako gratis memang ada pihaknya sangat menyesalkan iti terjadi meski kegiatan itu positif membantu meringankan beban warga namun alangkah baiknya bila kegiatan itu diserahkan melalui kerumah rumah warga sehinga tidak mengundang keramaian yang bersifat mengumpulkan orang hal itu dilarang sesuai himbauan pemerintah maupun maklumat Kapolri.”Ujar Kapolsek.

Kemudian AKP Jhonson Sitompul juga menyampaikan bahwa saat ini peran masyarakat dan Seluruh steakholder dibutuhkan dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Covid -19.

“Tidak hanya peran Kepolisian saja yang dituntut, tetapi masyarakat juga turut serta. Karena itu butuh kesadaran kita bersama karena ini menyangkut hak hidup orang banyak perlu kesadaran kita bersama kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa juga peran serta masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19
diakhir penyampaian Kapolsek AKP jhonson Sitompul mengajak masyarakat untuk pola hidup bersih rajin cuci tangan tidak berkumpul ditempat keramaian sementara waktu menunda hajatan yang bersifat keramaian.”Tutup Kapolsek.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close