DaerahDKI JakartaHeadlineKriminalSulawesi

DM Simpatisan ISIS Ditangkap Di Perairan Sulut

Sulut, Mitratoday.com – DM simpatisan ISIS ditangkap, berdasarkan informasi dari tentara Filipina kepada Badan Intelejen Strategi pada Jumat tanggal 10 November 2017 sekira pukul 13.00 Wita, bahwa ada pengikut ISIS atas nama Abu Mushab alias Dicki Meinaki yang akan menuju Filipina melalui pelabuhan Manado Sulawesi Utara Sabtu 11 November 2017 sekira pukul 09.45 Wita oleh anggota TNI AL.

Kapolda Sulut, Irjen Pol Drs Bambang Waskito saat dikonfirmasi sejumlah awak media membenarkan hal tersebut.

“DM ini simpatisan, dia hanya kenal seseorang di Filipina sana, mau diajak jihad di sana, hanya lewat internet saja, ia tertangkap di Manado waktu mau nyebrang naik kapal ke Sangihe,” jelas Kapolda Sulut, Senin (13/11/2017) lanjut Waskito masih terus melakukan Operasi Aman Nusa di daerah perbatasan Sulawesi Utara dan Filipina.

“Personil Polri juga sudah kami tambah, guna mengantisipasi masuknya kelompok teroris pasca kejadian di Marawi Filipina beberapa waktu lalu, petugas melakukan Pencarian dengan mencocokkan daftar manifest penumpang dan ditemukanlah nama penumpang atas nama Dicki Meinaki kemudian DM langsung dibawa ke Lantamal VIII untuk diinterogasi.

Penangkapan DM sendiri, pada saat Anggota Tim Deninteldam XIII/Merdeka, bergerak menuju ke pelabuhan Manado dan berkoordinasi dengan Tim Intel Lantamal VIII, Tim Intelrem 131/Santiago dan KPLP pelabuhan Manado,Tim gabungan tersebut melakukan pemeriksaan terhadap para penumpang yang akan berangkat menuju Tahuna di Kapal Holy Marry rute Manado-Talaud, Kapal Venecian rute Manado-Tahuna dan Kapal Mercy Teratai rute Manado-Tahuna namun pencarian tidak membuahkan hasil.

Selanjutnya, pencarian dilakukan keesokan harinya Sabtu tanggal 11 November 2017, tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kapal cepat Express Bahari 2 rute Manado-Tahuna yang diduga dinaiki oleh DM sementara Hanif yang diduga ikut menumpang Kapal Cepat Express Bahari 2, namun Setelah KM tersebut berlabuh di pelabuhan Tahuna, yang bersangkutan tidak ditemukan.

Diketahui, Informasi tentang adanya simpatisan ISIS ini berasal dari Filipina yang kemudian diteruskan ke TNI yang ada di Jakarta dan Sulut melalui koordinasi tersebut akhirnya jajaran TNI berhasil menangkap DM dan saat ini sudah diserahkan ke Densus Mabes Polri untuk diselidiki lebih lanjut.

Laporan : Effendy Iskandar

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button