AdvertorialBengkulu SelatanDaerahHeadline

DPMPTSP BS Pelepasa Masa Jabatan Kepala Dinas

Bengkulu Selatan,mitratoday.com – Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan  Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Syamsu Hardi resmi menjalani masa pensiun,  pelepasan jabatan terebut dilakukan di halaman kantor DPMPTSP Bengkulu Selatan, Selasa (1/3/2022).

Pasca digelarnya perpisahan atas pensiunnya Kepala Dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu Bengkulu Selatan, maka dari itu untuk sementara kursi jabatan kepala dinas saat ini kosong.

Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi mengungkapkan atas pensiunya kepala dinas PMPTSP saat ini maka kursi jabatan kepala dinas untuk sementara kosong.

“Untuk sementara waktu kursi jabatan kepala dinas PMPTSP saat ini kosong, kekosongan ini nanti tidak akan lama tentunya kami akan segera melakukan lelang guna mengisi jabatan tersebut,” ungkap Bupati BS Gusnan Mulyadi.

Selain itu juga Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi mengatakan bahwa dirinya bangga dengan kinerja Syamsu Hardi yang kini telah bersetatus menjadi mantan kepala dinas tersebut.

” Saya tentunya bangga dengan kinerja bapak Syamsu Hardi ini, banyak pengabdian dan prestasi yang beliau torehkan selama mengabdi sebagai ASN dan sebagai Kepala Dinas DMPTSP Bengkulu Selatan, dan mulai hari ini beliau telah masuki masa pensiun tentunya kami mengucapkan banyak terima kasih,” ujar Bupati BS Gusnan Mulyadi.

Dikesempatan itu juga ,Syamsu Hardi juga mmengucapkan ribuan terima kasih terutama terhadap keluarga besar DPMPTSP yang telah sempat ia pimpin dan juga berharap untuk kedepannya DPMPTSP lebih baik lagi.

” Saya ucapkan terima kasih banyak untuk keluarga DPMPTSP, kalau selama saya jadi kepala di DPMPTSP kurang baik  mohon maaf untuk semuanya dan  saya berharap agar kedepannya DPMPTSP dapat lebih baik lagi dan lebih maju lagi di atas kepemimpinan kepala dinas yang baru nantinya,” Kata Syamsu Hardi.(Adv).

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button