DaerahHeadlineLampungLampung Tengah

Gaji Aparatur Kampung Kurang, Kadis PMK : Salah Hitung Penganggara

Lampung Tengah,mitratoday.com – Tak jelas dipotong atau belum di bayar, Kepala Dusun dan Aparatur Kampung di Kabupaten Lampung Tengah, Pertanyakan insentif di akhir tahun 2021 merata berkurang.

Ternyata, Bukan hanya Dinas Komunikasi dan Informatika saja di Kabupaten Lampung Tengah, Yang menuai polemik terkait anggaran yang habis.

Kali ini datang dari aparatur Kampung yang mempertanyakan haknya yang tak jelas peruntukan. Insentif mereka merata di wilayah barat tidak berkurang.

“Ya mas baru kali ini gaji saya tidak cukup, Sampe orang rumah nanya kok bisa berkurang,” Ujar SD, Salah satu di Kecamatan Anak Tuha, Narasumber yang tidak mau di sebut nama.

Hal ini juga di alami BW, Kepala Dusun di Kampung Sulusuban, Dirinya mengaku hanya menerima uang gaji nya sebesar Rp. 1. 450.000, Sedangkan besaran yang biasa ia terima 2.025.000 dan belum pernah ada kekurangan.

“Benar mas, Ada pengurangan tahun ini. Tapi saya tidak tahu kenapa bisa berkurang, Karena saya masih menjalani perawatan medis. Yang saya suruh ngambil anak mas, Kalau masalah ini itu saya tidak tau,” Ungkap BW.

Dari pengakuan BW, Bukan saja Gaji Kepala Dusun saja Kepala Kampung Dan Kau juga mendapatkan hal yang sama, “Informasinya Kaur, Sekkam, dan Kepala Kampung juga,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Fathul Arifin, mengatakan, Kesalahan penghitungan dalam penganggaran di awal tahun 2021.

“Kesalahan penghitungan dalam penganggaran di awal tahun 2021 mas, Membayar kekurangan siltap Desember dengan menganggarkan di 2022,” Jawab Fathul Saat di Konfirmasi melalui pesan watshap, Minggu 09 Januari 2021.

Dirinya menjelaskan, Akan menganggarkan kekurangan pembayaran isentif Kaur dan Kepala Kampung kurang lebih 3,5 Milyar.

“Sekitar 3,5 Milyar, Biar lebih jelas hubungi Kepala Bidang yang menangani nya aja dinda,” tutup nya.

Pewarta : Iswan

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button