DaerahJawa Tengah

Gotong Royong TNI Dan Warga Menjadi Rutinitas

Rembang, mitratoday.com – Suasana pagi khas pegunungan masih kuat terasa ketika sejumlah anggota TNI tergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) mulai beraktivitas. Seusai apel pagi, mereka pun bergabung dengan masyarakat. Mereka dibantu warga bahu membahu mengerjakan pembangunan fisik yang menjadi sasaran TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang di Dukuh Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang.

Sejak TMMD dimulai, aktivitas gotong royong TNI dan warga menjadi rutinitas, terlihat setiap hari. Mereka bersama sama membangun jalan Makadam, Rabat Beton, Rehab Rutilahu dan Pos Kampling.

Kebersamaan Satgas TMMD ditengah tengah warga, mengubah kesan masyarakat terhadap anggota TNI. Para anggota TNI identik dengan “mesin tempur” disiapkan menjalani peperangan. Ditambah postur tubuh rata rata tegap seringkali membuat sungkan warga. Kesan itu seakan sirna begitu satgas TMMD bersentuhan langsung dengan masyakat.

Ditambah para anggota satgas tidur di rumah warga, sehingga proses “peleburan” menjadi lebih cepat. Setelah berhari hari bergaul serta saling mengenal, warga bisa menyaksikan dan merasakan langsung sentuhan sisi humanis para anggota TNI. Selain itu, ketika satgas bersama warga tengah melaksanakan pengerasan jalan desa menghubungkan Dukuh Ngotoko ke Desa Pasedan, Jum’at (26/10).

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler Ke-103 sekaligus Dandim 0720/Rembang, Letnan Kolonel Arh Andi Budi Sulistianto, S. Sos mengapresiasi kesigapan Satgas dari Batalyon Infanteri 410/Alugoro. Itu sebagai cerminan Prajurit TNI yang memengang teguh Sumpah dan Janji Prajurit serta Sapta Marga.

“Apapun kondisinya, Prajurit TNI harus mampu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Mereka wajib dilindungi, baik saat bertugas di daerah konflik, maupun berada di daerah teritorial yang menjadi binaan TNI,” katanya. (0720)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button