Hadiri Kopdar Jilid II Didik Gatot Subroto : Boleh Kritis, Tapi Jangan Apatis

Penulis : Sigit

Malang,Mitratoday.com-Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menilai kaum milenial identik kreatif dan memiliki pemikiran kritis terhadap politik.

“Ini wajar dan sah-sah saja, namun harus diingat bahwa pemikiran kritis ini harus diimbangi dengan pola pikir yang apatis terhadap politik, jika pola pikir apatis seperti ini diteruskan maka yang terjadi adalah kontribusi terhadap hak pilih akan jadi masalah tersendiri,”kata Didik saat menghadiri diskusi Kopdar Milenial Jilid II yang diselenggarakan Forda Emas (Forum Pemuda Milenial Malang Selatan) sabtu malam (1/8/2020).

Fenomena yang berkembang saat ini,kaum milenial seakan enggan berpikir tentang politik dan punya stigma bahwa Politik hanyalah sebuah permainan dan tidak transparan. Pola pikir seperti ini lah, lanjut Didik yang harus dihilangkan.

“Harus merevolusi mental pandangan politik mereka, karena suara milenial sangat banyak di Kabupaten Malang. Kita
mencontohkan, berpolitik itu seperti spirit dalam menjalankan rumah tangga atau menjalankan hubungan terhadap kekasih dengan segala siasatnya agar diterima,”imbuh politisi asal Singosari ini.

Dalam diskusi dengan tema “Generasi Milenial Dalam Panggung Politik Elit Lokal” tersebut, Didik mengingatkan bahwa politik bukan sebuah mata pencaharian, karena tujuan berpolitik adalah upaya untuk ikut mensejahterakan masyarakat dari berbagai aspek. “Itulah tujuan utama Malang Makmur,”tandas Didik.

Didik berpesan, generasi milenial jika ingin berpolitik harus dimulai secara dini, dengan memberikan hak politiknya. Dan bertransformasi terhadap pengembangan jati diri yang dimiliki.

“Milenial bukan hanya berbicara soal kampus, karena kedepan sosok milenial inilah yang akan menghiasi dan mengisi panggung politik,”tutup Didik Gatot Subroto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close