DaerahHeadlineJawa barat

Haul ke-2 Abah Syekh KH. Achmad Tasbih Jati Qosam Madurajeh Asysyadztaji, Pengasuh Ponpes Al Linglung

Indramayu,mitratoday.com – Majlis Dzikir Al Linglung Sidratul Muntaha Ma’rifatullah Indramayu memperingati Haul ke-2 wafatnya Abah Syekh KH. Achmad Tasbih Jati Qosam Madurajeh Asysyadztaji, Rabu 19 Juli 2023.

Bunda Nyai Hj Riswiyanti selaku istri Almarhum Abah Syekh KH Achmad Tasbih Jati Qosam Madurajeh Adysyaadtahji mengatakan, pada hari Senin 19 Juli 2021 dua tahun lalu abah berpulang. Tidak terbayang kaget dan kegoncangan yang kami terima secara berturut-turut mengingat beberapa jam sebelumnya santri kinasih abah, Kyai Nawawi juga berpulang.

“Bingung, iya dan sangat bingung. Karena dibalik berpulangnya abah ada suatu rahasia yang menurut kami harus di jalankan yaitu mengamalkan apa yang di ajarkan abah dan meneruskan amaliyahnya,” tuturnya.

Akhir kata, kami kembali ke masyarakat mengamalkan ajaran abah. Jauh dari sempurna.

Kalau dulu kita mengandalkan bimbingan langsung, maka sekarang kita berharap keberkahaan melalui tersambungnya silaturahim dengan keluarga dan zuriyah abah.

“Mencintai abah berarti juga mengamalkan ajarannya, mencintai dan menyambung silaturahim dengan keluarga dan zuriyah,” ungkap Bunda Nyai Hj Riswiyanti.

Lanjutnya, maka di 2023 ini kami berkumpul karena cinta, karena yang mencintai akan di kumpulkan bersama-sama dengan yang dicintai.

“Selamat kembali ke masyarakat, jangan lupa abah pernah berpesan “Jadi santri itu seperti paku, merekatkan namun tidak terlihat”. Semoga tahun depan kita di kumpulkan kembali,” harapnya.

Acara dilanjutkan dengan prosesi Haul Abah Syekh ke-2 Indramayu 2023, bertempat di Pemakaman Penganjang.

Sementara, acara Haul Makbaroh dipimpin oleh Ustadz Moh. Abdul Rasyid dan pembacaan tahlil dipimpin oleh Ustad Wahyudi dari Sumedang serta dihadiri oleh para santri senior alumni PM2NA yang sudah mekakukan praktek dunia supranutural di nusantara dan mancanegara.

Sebelum acara dilakukan pembacaan yasin dan tahlil bersama dilanjutkan sholat duha berjamaah sebagai imam Uda Syafrudin Tanjung dari Padang Pariaman.

Tidak ketinggalan istri almarhum yaitu Bunda Nyai Hj Riswiyanti dan anak putrinya Almirah Syarifah Ambani Sirajul Munir di kediamannya Astana Madurajeh Griya Paoman Asri Jl. Kemang Vlok D4 No. 4 Indramayu Jawa Barat menyampaikan terimakasih atas kehadiran seluruh santri baik yang berada diluar kota maupun didalam daerah yang menyempatkan hadir dalam acara Haul tersebut, “mohon dimaafkan segala kesalahan Abah,” ucapnya.

Acara dilanjutkan dengan do’a penutup oleh Ustad H. Otong dari Majalengka.

Usai Haul santri dan alumni PM2NA kembali ke Astana Madurajeh dilanjutkan sholat dzuhur berjamaah sebagai imam Ustad H. Jose Arif Taryadi dari Ancol Jakarta.

Kemudian dilanjutkan diskusi temu kangen serta keberlanjutan Ponpes Al Linglung Yayasan Sidratul Muntaha Ma’rifatullah.

Dalam diskusi keberlanjutan diisi dengan dzikir rutin malam sebelasan, santunan anak serta pengijazahan amalan yang sudah diberikan Abah Syekh kepada santri diteruskan olen Nyai Hj Riswiyanti selaku isteri dari Kanjeng Abah Syekh untuk di amalkan didalam kegiatan yang ada di Ponpes Al Linglung.

Kang Rangga dari Kemayoran Jakarta yang ikut menghadiri Haul ke-2 Abah Syekh mengatakan, dirinya dan keluarga selalu hadir dalam acara haul dan do’ a bersama mengenang wafatnya Abah Syekh Jati Tasbih Qosam Madurajeh Asysyadztaji, bahkan tahun ini banyak keluarga dan saudara dari Kemayoran yang ingin ikut hadir di acara tersebut.

Sementara Muhammad Iqbal dari Depok mengatakan, “Kerinduan saya ke Abah yang membuat saya selalu meyempatkan waktu untuk hadir di setiap kegiatan yang di adakan di Ponpes Al Linglung yang di didirikan oleh Abah Syekh KH Jati Tasbih Qosam Madurajeh Asysyadztaji dengan perjuangan yang tidak mudah.” Ujarnya.

Bapak Meme Sutarma dari Majalengka juga mengatakan, ia beserta rombongan selalu hadir dalam kegiatan do’a bersama yang di adakan Ponpes Al Linlung semenjak masih ada Abah sampai sekarang, mengingat Abah Syekh KH Jati Tasbih Qosam Madurajeh Asysyadztaji selalu membimbing kami semasa hidupnya.

Bunda Nyai Hj. Riswiyanti berharap, sepeninggal Abah Syekh sampai dengan Haul ke-2 alumni santri yang berada didalam Kota Indramayu dan luar kota masih saling bersilaturahmi dan saling mengisi program dan kegiatan demi keberlanjutan, kemajuan Ponpes Al Linglung Sidratul Muntaha Ma’rifatullah serta keberkahan, tetap ada walau tak bersama.

Pewarta : Idris

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button