BENGKULU

Hearing Wali Murid SDN 07 Terkait Pemecatan Guru dan Transparansi Dana Mushola

KOTA BENGKULU,Mitratoday.com – Delapan orang wali murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 07, mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Senin (23/4/2018) pagi.

Kedatangan sejumlah murid ini bertujuan untuk memenuhi undangan hearing DPRD Kota, terkait persoalan dana pembangunan mushola dan adanya pemecatan salah satu guru honorer.

 

Wakil ketua II DPRD Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnaen yang memimpin jalannya hearing mengatakan, DPRD akan memanggil isntansi terkait untuk menuntaskan masalah yang menjadi keluhan para wali murid.

“Kami dari anggota dewan segera memangil pihak terkait atas permasalahan dan berupaya mencarikan jalan keluarnya dengan dipecatnya guru honorer di sekolah dasar tersebut,” kata Teuku.

“Selaku pimpinan DPRD Kota Bengkulu akan menginstruksikan kepada Komisi III yang membidangi pendidikan megelar hearing dengan itansi terkait,” sambung Teuku.

Ucapan Teuku ini ditegaskan kembali oleh anggota komisi III, Kusmito Gunawan. Ditegaskan Kusmito, apabila digelarnya hearing dengan instansi terkait tidak dapat menyelesaikan persoalan, maka DPRD akan melaporkan kasus ini ke penjabat wali kota.

Disisi lain, Aliwijaya, perwakilan wali murid menyampaikan, sengaja menyampaikan keluhan ini ke DPRD. Persoalan ini, menurut Aliwijaya telah menjadi kekecewaan wali murid, lantaran ketidak jelasan dasar pemecatan guru honorer dan dana pembangunan mushola yang tidak transparan.

“Kepsek kurang terbuka terkait dana pembangunan Musholla. Alasannya ketika ditanya penggunaan dana sekolah, kepala SDN 7 tidak bisa memaparkan dengan jelas,” pungkasnya.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button