BrebesDaerahHeadline

IKA PMII Diharap Membantu Pemkab Dalam Pembangunan Daerah

Brebes,mitratoday.com – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) diharapkan terus merangkai gagasan serta ide demi masa depan Brebes yang lebih gemilang. Artinya, IKA PMII harus membantu Pemkab Brebes dengan satu tekad untuk mensejahterakan masyarakat di segala bidang.

Demikian disampaikan Pj Bupati Urip Sihabudin SH MH saat menghadiri Halal Bihalal dan Musyawarah Cabang IKA PMII di Aula DPRD Brebes, Sabtu (6/5/2023) lalu.

Pj Bupati sepakat, pembangunan Brebes dapat diwujudkan dengan bamtuan kesadaran untuk senantiasa menjaga keharmonisan segenap komponen masyarakat. Termasuk diantaranya sumbang pikir dari para generasi muda yang tergabung dalam IKA PMII Kabupaten Brebes.

Apalagi, hampir semua anggota IKA PMII ada di berbagai profesi dan lembaga. Untuk itu, Urip berharap agar IKA PMII turut membantu pemkab Brebes dalam membangun Kabupaten Brebes.

Dikatakan Urip, tahun 2023 hingga 2026 Pemkab Brebes akan tetap fokus dalam pembangunan terutama di bidang ekonomi. Pasalnya, mulai dari kemiskinan, pengangguran merupakan sektor yang membutuhkan perbaikan ekonomi untuk mendongkrak berbagai macam potensi dan permasalahan-permasalahan yang ada di Kabupaten Brebes.

Bicara tentang ekonomi, kata Urip, sampai dengan hari ini infrastruktur yang paling banyak dikeluhkan adalah masalah jalan. Panjang jalan Kabupaten Brebes sepanjang 640,8 kilometer, adalah jalan yang sangat panjang.

Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini riil di luar BLUD hanya Rp 150 milyar. Belum lagi masih terbebani dengan anggaran macam-macam termasuk juga kebijakan pemerintah terkait dengan pembiayaan gaji dan tunjangan untuk PPPK.

“Pemkab akan terus berupaya untuk fokus membangun ekonomi dan tentu penopangnya adalah satu yakni permasalahan infrastruktur,” tandasnya.

Selain itu, di bidang sumber daya manusia terus membenahi kesehatan dan pendidikan, telah melaunching Kelas Hybrid untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama bagi keluarga tidak mampu dan ini akan terus kita dorong anak-anak kita harus terus sekolah dengan cara apapun minimal SMA.

“Untuk itu, pada bapak ibu serta para rekan-rekan alumni yang hadir yang kebetulan dan punya potensi untuk membangun Brebes saya mohon bantuannya,” tutup Urip.

Ketua PC IKA PMII Kabupaten Brebes Nasirul Umam mengatakan, bahwa dirinya sebagai alumni PMII kepengurusan lama mengakui belum bisa maksimal dikarenakan saat itu dalam suasana pandemi Covid-19 selama hampir tiga tahun.

“Namun, saat ini organisasi IKA PMII sudah mendapatkan persyaratan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Kami minta kepengurusan baru nantinya bisa mendaftarkan diri di Kesbangpol sehingga bisa tercatat (legal),” kata Nasirul Umam.

Umam juga meminta kepemimpinan IKA PMII di Brebes, jangan sampai lebih dari satu periode sehingga organisasi akan bisa berjalan dan berkembang dengan baik.

“Saya minta yang menjabat Ketua IKA PMII jangan sampai dua periode. Cukup satu kali, sehingga organisasi bisa sehat dan berkembang,” tegas Umam.

Sementara Ketua Panitia Muscab IKA PMII Kabupaten 2023 Hendrik Maulana menjelaskan, bahwa sebenarnya Muscab IKA PMII digelar pada tahun lalu. Namun, karena saat itu masih masa pandemi Covid-19 dan masih adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), sehingga muscab baru bisa digelar.

“Alhamdulillah Muscab berjalan lancar dan Samsul Maarif secara aklamasi terpilih oleh muktamirin untuk menjadi Ketua PC IKA PMII Kabupaten Brebes selama lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Nampak hadir dalam Halal Bihalal dan Muscab tersebut, Deputi IV KSP Juri Ardiantoro, Ketua IKA PMII pusat Hj Nur Nadlifah SAg, MM, Pimpinan Wilayah IKA PMII Jawa Tengah KH Imron Khudlori SAg, Pimpinan Cabang IKA PMII Kab Brebes Nasirul Umam ST MH, para nara sumber, Ikatan Alumni PMII, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Moh Sodiq, serta tamu undangan lainnya.

Pewarta : Hartadi

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button