Ini Dia Sosok Pemimpin Ideal Kabupaten Malang Di Mata Ketua Forda Emas

Penulis : Sigit

Malang,Mitratoday.com-Ketua Forum Pemuda Milenilal Malang Selatan (Forda Emas) Fahmi Azis menilai Sosok ketua DPRD Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto layak dijadikan sosok pemimpin ideal bagi kaum milenial di Kabupaten Malang.

Didik Gatot Subroto,kata Fahmi disebut mampu mengakomodir aspirasi generasi milenial lewat pemikiran-pemikiran cerdas dan sesuai dengan konsep berpikir khas anak muda.

Pak Didik ini sosok pekerja keras ya, beliau saat meniti karir memang benar-benar dari bawah mulai Kepala Desa, hingga menjadi Ketua DPRD , dijalani benar-benar dari nol,” kata Fahmi Azis, Ketua Forda Emas dalam diskusi Kopdar Milenial Jilid II di Warung Ratu Rawit, Kecamatan Gondanglegi, Sabtu malam (01/08/2020).

Saat ini,ujar Fahmi sangat jarang sekali politisi yang mengawali karir nya dari nol dan lebih cenderung memilih instan dalam berkarir politik.

Sosok yang instan kaya gini,menurut kami enggak bisa mengakomodir pola pikir kaum milenial,lebih parahnya gak bisa dijadikan contoh kaum milenial yang identik banyak ide kreatif, akibatnya saat terjun ke dunia politik,politisi instan ini enggak tahu apa yang harus dilakukan dan diputuskan,biasanya sih mengandalkan kata-kata “Saya Ngikut Aja” karena gak faham dengan dunianya,”tandas aktivis HMI ini.

Namun hal ini,lanjut Fahmi tidak didapati pada sosok Didik Gatot Subroto yang memang meniti karirnya dari bawah. Sehingga dinilai sangat layak untuk dijadikan sosok pemimpin lintas generasi khususnya generasi Milenial.

Makanya beliau kita jadikan bapak angkat bagi kami generasi milenial di Kabupaten Malang yang selalu ada dan punya solusi dalam setiap permasalahan yang dihadapi.

Diketahui, Didik Gatot Subroto bakal maju sebagai Calon Wakil Bupati Malang mendampingi Calon Bupati H. M. Sanusi yang di usung PDI Perjuangan di Pilkada Kabupaten Malang 2020.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close