DaerahMalang

Jadi Save House, Ini Kriteria Perawatan Pasien Positif Covid-19

Penulis : Sigit

Malang,Mitratoday.com-Meski dijadikan Save House dan RS Darurat Covid -19 ,tidak semua pasien positif Covid bisa dirawat di Rususnawa ASN.

Meski ,Plt Direktur RSUD Kanjuruhan yang ditunjuk sebagai salah satu ketua Gugus Satgas Covid Kabupaten Malang dr.Dian Suprodjo.Sp.THT kepada Mitratoday.com mengatakan,keberadaan Rusunawa ASN sebagai save house pasien positif Covid,dalam pelaksanaan operasionalnya tetap dilakukan seperti sebelumnya.

Tetap seperti perawatan sebelumnya, kita lakukan dengan mengedepankan prinsip perawatan pasien Covid-19 tanpa ada pemberatan seperti komplikasi penyakit penyerta seperti sesak karena membutuhkan Ventilator,”ujar Dian Suprodjo kamis (14/5/2020)

Dian menyebut ada beberapa kriteria terkait penanganan pasien positif Covid-19 yang bisa ditangani diantaranya pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Pasien PDP tanpa gejala, atau gejala ringan.

Kita ingin tidak ada penyebaran baru pada pasien PDP ,makanya untuk pasien PDP akan kami kumpulkan di Rusunawa ASN ini untuk mendapatkan perawatan sehingga bisa menurunkan angka penularan.

Sedangkan untuk kebutuhan tenaga medis yang ditempatkan, imbuh Dian,ada kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan RSUD Kanjuruhan, yakni dengan menemoatkan dokter spesialis paru 2 orang dan3 orang dokter spesialis penyakit dalam dan 1 orang psikolog.

“Dirusunawa ASN ini ada sekitar 54 tempat tidur yang dilengkapi berbagai fasilitas yang memadai dan kami kira cukup untuk menampung PDP,”ungkap Dian

Sedangkan jumlah RS Rujukan di Malang ,beber Dian Suprodjo ada sekitar 79 diantaranya 24 di RSUD Kanjuruhan,8 di RS Wafa Husada, 4 di RSI Gondanglegi,RS Prima Husada 9 dan 30 tempat tidir di RSUMM.

Dian menandaskan saat PSBB diberlakukan akan ada sanksi administrasi dan penindakan kepada pasien yang menolak dievakuasi, yakni akan dijemput paksa oleh aparat penegak hukum.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button