DaerahHeadlineLampungLampung Tengah

Jadwal Di Kampung Kalirejo Dadakan, Vaksin habis Warga Balik Arah Sementara

Pewarta : Iswan

Lampung Tengah,mitratoday.com-Vaksin dadakan, Stok habis, Warga Kampung Kalirejo, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, pilih pulang, Selasa 19 Oktober 2021.

Puluhan warga Kampung Kalirejo memilih putar balik ke rumah, Karena terlalu lama menunggu vaksin tak kunjung datang.

Antusias dan kesadaran warga yang ingin mengikuti vaksinasi saat ini memang tidak bisa diragukan lagi. Tapi sayang terhambat karena vaksin terlambat datang.

Menurut keterangan Uswatun Khasanah, Kepala Puskesmas Poncowaro, Diri nya mendapat kabar dari dinas kesehatan secara mendadak.

“Sebenarnya hari ini tidak ada jadwal, Kami mau ada evaluasi di Nuwo Balak. Tapi di cancel hari ini. Dan diharuskan melaksanakan vaksinasi ke warga. Sedangkan vaksinnya belum ada, Ini kami menunggu dari Dinkes,”terang Uswatun.

Sedangkan Kouta vaksin di kecamatan Kalirejo 1500 di bagi untuk 5 Tim, Untuk Puskesmas Poncowarno ada 3 Tim. Dan Puskesmas Kalirejo 2 Tim.

“Tadi Pak Kapolsek bilang untuk Kampung Kalirejo saja 700, sedangkan yang sudah di vaksin baru 30 an persen. Antusiasme warga bagus, mereka me respect karena ada peraturan dari presiden itu, semua pada mau di vaksin,”tegasnya.

Lambat nya kedatangan vaksin dan besar minat masyarakat Kalirejo untuk vaksin, tidak, sedikit juga yang menunggu, karena keampuhan surat vaksin membuat animo masyarakat meningkat.

“Waduh mas, Saya no antrian 152, malah vaksin habis. Katanya ada, Tapi masih dalam perjalanan. Sudah dua jam nunggu ini,”ungkap Yuda warga setempat.

Minat masyarakat vaksin karena beredar ditengah masyarakat, semua persyaratan harus ada kartu vaksin. “Ya gimana gak vaksin, kata nya buat persyaratan. Dengan keterlambatan ini, ya terpaksa nunggu lah, mau gimana lagi mas,” Tutupnya.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: