Jelang Liburan, Disparbud Ingatkan Pelaku Wisata Terkait Prokes Covid

Pewarta : Sigit

Malang,Mitratoday.com-Menjelang musim liburan akhir tahun, Destinasi Wisata di Kabupaten Malang diprediksi akan dibanjiri wisatawan yang akan berlibur. Kendati patut dicatat bahwa saat ini suasananya sangat berbeda dibanding tahun lalu lantaran pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Hal inilah yang menjadi atensi bagi Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Malang untuk memberikan solusi kepada pelaku wisata di Kabupaten Malang , salah satunya dengan keharusan menerapkan protokoler kesehatan Covid-19.

Kepala Disparbud Made Arya Wedhantara mengingatkan bahwa Pemkab Malang tidak pernah mengeluarkan himbauan menutup.wisata di fase New Normal Life Covid-19. Yang dilakukan,kata Made,adalah himbauan kepada pengelola wisata untuk menerapkan prokes Covid-19 di lokasi wisata.

“Kita selalu ingatkan lewat surat kepada pengelola wisata untuk tetap mematuhi Prokes Covid-19, tidak hanya pengelola wisata, tapi masyarakat terus kita himbau untuk mentaati prokes Covid-19,”kata Made jumat malam (4/12/2020)

Jika hal itu tidak diterapkan,ujar Made, pengelola wisata itu sendiri yang bakal rugi seandainya di wisata yang dikelolanya menjadi kluster baru penyebaran Covid-19.

Soal.pengaruh dampak dari pandemi Covid , Made menyebut pasti ada , karena adanya pembatasan kunjungan hingga 50 persen.

Meski demikian , beber Made Arya Wedhantara, secara keseluruhan Pemerintah Kabupaten Malang sudah siap melakukan berbagai langkah antisipatif menghadapi musim liburan tersebut. Salah satunya dengan terus memberikan edukasi dan sosialisasi serta mengadakan simulasi penerapan Prokes Covid kepada pengelola wisata.

Diadakannya simulasi tersebut ,imbuh Made Arya Wedahantara merupakan bentuk kesiapan Pemkab Malang dan Pengelola wisata untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan yang berlibur di Kabupaten Malang

“Lewat simulasi tersebut kita yakinkan kepada semua pengelola wisata dan masyarakat,untuk tetap tertib dan mentaati aturan Prokes Covid-19,”tutur Made Arya Wedhantara.

Tidak cukup sampai disitu , Made juga meminta ke jajaran Muspika mulai Camat, Kapolsek dan Danramil untuk aktif melakukan pemantauan dan pengawasan ke destinasi wisata yang ada di wilayahnya . Karena menurutnya , tidak cukup hanya Pemkab Malang yang melakukan pengawasan tersebut melainkan butuh kolaborasi diantara keduanya.

Saat ini target kunjungan wisata ,terang Made masih dikisaran 2,1 juta kunjungan wisatawan , jauh dari target awal sebanyak 3,5 juta kunjungan wisatawan, kendati hal ini patut disadari lantaran pandemi Covid-19.

“Mau bagaimana lagi , disatu sisi kita butuh kunjungan wisatawan , namun disisi lain kita harus memikirkan pandemi covid yang hingga saat ini belum berakhir,”pungkas Made Arya Wedhantara.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
error:
Close
Close