DaerahMalang

Jelang Nataru, Harga Cabe Melonjak Hingga Rp 90 Ribu

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga drastis, salah satunya seperti komoditas Cabe.

Pantauan Mitratoday.com, disejumlah pasar, harga cabe segar melonjak antara Rp 85 ribu hingga Rp 90 ribu.

Seperti di pasar Kepanjen, dan Pasar Sumedang Cepokomulyo Kepanjen, harga cabe saat ini mencapai Rp 90 ribu.

Kenaikan tersebut dibenarkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang Dr Agung Purwanto saat ditemuiĀ http://mitratoday.com di Pendopo Pemkab Malang Kamis Petang (23/12/2021).

Ia menjelaskan, di Nataru kali ini ada tiga komoditi yang mengalami kenaikan harga. Ketiganya adalah cabe, telur dan minyak goreng curah. Sementara untuk beras, tepung dan gula kata Agung tidak mengalami kenaikan.

“Khusus cabe memang naiknya cukup drastis ya, tanggal 1 November kemarin harganya masih berkisar Rp 18 ribu per kilo, nah sekarang harganya sudah mencapai antara Rp 85 ribu hingga Rp 90 ribu, sementara telur naik tapi gak signifikan ya, sekitar 10 persen, dan minyak goreng curah kenaikan harganya juga gak terlalu signifikan,” ujar Agung Purwanto.

Kenaikan harga cabe itu sendiri lanjut Agung merupakan fenomena nasional yang terjadi hampir di seluruh Indonesia. Komoditi tanaman cabe sendiri sudah selesai masa panen, musim hujan juga dikhawatirkan komoditi cabe tersebut busuk.

Apakah disinyalir ada penimbunan, Agung tak menampik akan hal itu, meski demikian menurut Agung penimbunan cabe oleh oknum-oknum tertentu tidak bakal bertahan lama

Jika komoditas cabe terus merangkak naik, Agung mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim untuk mengusulkan adanya impor cabe kering ke Pemerintah Pusat.

“Ini kita terus pantau dan monitoring ya, lewat aplikasi yang ada seperti Harkepo, selain itu koordinasi dengan instansi terkait termasuk tim pengendali Inflasi daerah agar jangan sampai ada oknum-oknum yang memperkeruh kondisi seperti saat ini,”pungkas Agung Purwanto.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button