DaerahHeadlineMalang

Jembatan Kedungpedaringan Masuk Program Prioritas, Rp 2 Miliar Siap Dianggarkan Di Tahun Ini

Malang,mitratoday.com – Jembatan dijalan Raya Kedungpedaringan Kepanjen menjadi salah satu prioritas pembangunan Dinas PU Binamarga.

Jembatan itu sendiri diketahui mengalami kerusakan pada Januari 2022 lalu. Kerangka fondasi terlihat sudah keropos. Diperkirakan keroposnya fondasi tersebut akibat abrasi curah air hujan berkepanjangan.

Agar tidak membahayakan, Warga desa melakukan buka tutup setengah jalan di akses menuju jembatan tersebut.

Hal ini dibenarkan Kades Kedungpedaringan Suhartono yang menyebutkan pihaknya terpaksa melakukan buka tutup setengah jalan tersebut untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Kita bersama warga sepakat buka tutup jalan, khusus kendaraan berat seperti truk dan bus kita larang melintas karena khawatir terhadap hal yang tidak diinginkan, mengurangi beban jembatan karena pondasi jembatannya sudah keropos,” kata Suhartono selasa (24/5/2022).

Pemkab Malang sendiri sudah turun tangan mulai peninjauan Bupati Malang HM Sanusi hingga menyiapkan plot anggaran untuk membangun jembatan baru.

Sekretaris Dinas PU Binamarga Suwignyo ST.MT saat dihubungi Mitratoday.com membenarkan jika program pembangunan jembatan baru desa Kedungpedaringan masuk diprogram dinas tahun ini.

Ia menyebutkan pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk membangun jembatan baru tersebut.

“Tim teknis dari DPUBM sudah terjun lapangan untuk mengecek lokasi dan kondisi jembatan beberapa waktu lalu. Sekarang sedang kita godok untuk aksinya . Insyaallah tahun ini juga kita kerjakan,” ujar Suwignyo via telepon.

Pos anggaran sekitar Rp 2 miliar itu sendiri lanjut Suwignyo berasal dari APBD Kabupaten Malang tahun 2022 untuk menuntaskan persoalan infrastruktur seperti jembatan keropos di Kedungpedaringan tersebut.

Pewarta : Sigit

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button