DaerahHeadlineMalang

Kabupaten Malang Masuk PPKM Level 2, Akhir November Vaksinasi Dosis 2 Ditarget Tuntas

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com-Kabupaten Malang minggu depan akan masuk level 2 PPKM. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto SH.MH saat meninjau vaksinasi desa Pojok Kecamatan Dampit senin (25/10/2021).

“Info semalam dari Kemendagri, minggu depan kita turun ke level 2 PPKM,”ujar Didik Gatot Subroto.

Didik menjelaskan, target 70 persen vaksinasi dosis kesatu di Kabupaten Malang menjelang akhir bulan Oktober ini sudah hampir tuntas 100 persen. Meski demikian, Pemkab dan Forkopimda Kabupaten Malang terus berusaha maksimal untuk segera menuntaskan vaksinasi tersebut, mulai vaksin kesatu maupun vaksin dosis kedua. Caranya melalui gerakan vaksin tuntas di desa dan kecamatan.

“Harapannya target 2,1 juta warga tervaksin semuanya,”imbuh Didik Gatot Subroto.

Kendati demikian, lanjut Didik untuk menuju level 1 PPKM, masih banyak proses yang harus diselesaikan di Kabupaten Malang salah satunya yaitu capaian target vaksinasi diantaranya untuk remaja harus tercapai sekitar 60 persen, warga usia produktif tercapai 90 persen dan warga lanjut usia (Lansia) harus tercapai antara 67 hingga 70 persen tervaksin.

Meski berat, namun Didik optimis, lewat kerja bersama Forpimda, empat pilar kecamatan dan tiga pilar di tataran pemerintah desa, target tersebut dapat terealisasi melalui berbagai edukasi dan sosialisasi masif ke masyarakat.

“Kita yakinkan bahwa vaksinasi ini bukan untuk kita, tapi untuk kepentingan pribadi warga agar gak mudah tertular virus Covid-19. Selain pribadi juga keluarga dan lingkungan sekitarnya. Jika bisa dilakukan maka pertumbuhan ekonomi masyarakat akan pulih kembali,”tandas Didik Gatot Subroto.

Soal jatah vaksin dari Kemenkes, Didik menyebutkan, untuk dosis kesatu, jatah yang diberikan ke Kabupaten Malang sudah terpenuhi. Sedangkan dosis kedua, ulas Didik Pemkab Malang sedang mengupayakan distribusi untuk jenis vaksin Sinovac.

Sementara Camat Dampit H.Abai Saleh S.Sos MM menjelaskan target capaian vaksinasi di 12 desa kelurahan di Dampit saat ini sudah mencapai 80 persen. Namun meski masih 80 persen capaian tersebut kata Abai Saleh riel sesuai data by name by addrees dari desa dan kecamatan Dampit

“Alhamdulillah meski masih 80 persen tapi ini data riel kami di Dampit,”ujar Abai Saleh.

Ia mengakui sempat terkendala soal data penduduk di Dampit , dari data riel dibandingkan data Dispendukcapil, lanjut mantan Camat Kepanjen tersebut terdapat selisih sekitar 30 persen. Hal ini diakui Abai bukan hanya terjadi di Dampit saja, melainkan juga dialami seluruh wilayah Kecamatan di Kabupaten Malang.

“Meski sekarang sudah ada sinkronisasi ya, artinya untuk vaksinasi dosis kedua ini kita minta ke seluruh Pemdes di Dampit termasuk relawan desa untuk jeli melakukan pendataan. Sehingga saat H-2 Vaksin dosis kedua ini jumlah kebutuhan dosis yang akan disuntikkan pas dengan data valid warga yang ada,”ulas Mantan Kabag Pertanahan tersebut.

Abai juga menjelaskan jika capaian target vaksinasi dosis kedua masih sekitar 35 persen. Sementara untuk target harian, pihaknya lanjut Abai Saleh menargetkan 1.600 warga. Meski beberapa hari ini capaian target hariannya sudah bisa menembus 2 ribu dosis per hari dosis kedua.

Disinggung masih adanya warga yang tetap menginginkan vaksin jenis sinovac untuk dosis kesatu dan kedua, Abai menyebutkan pihaknya terus berusaha meyakinkan warga bahwa semua jenis vaksin tersebut telah melewati uji, dan dinyatakan aman dan halal.

“Alhamdulillah lewat sosialisasi yang cukup itensif tersebut, masyarakat memahami dan percaya sehingga mereka berbondong-bondong ikut vaksinasi dosis kedua,”urai Abai Saleh.

Sementara soal distribusi vaksin dari Dinkes, Abai menuturkan jika distribusi vaksin yang diterima kecamatan Dampit ini cukup lancar. Setiap kali didistribusikan kata Abai langsung habis terpakai. Hal ini karena saat mengajukan, pihaknya menyesuaikan dengan data base desa, sehingga distribusi yang diterima sesuai dengan jumlah warga yang akan divaksin.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: