Kakam Negara Bumi Udik Kecewa Melihat Hasil Pengerjaan Jembatan Way Kapuan

Pewarta : Iswan

Lampung Tengah,Mitratoday.com-Diduga belum selesai dan asal jadi, Jembatan Way Kapuan di Kampung Negara Bumi Udik, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, Baru seumur jagung tanggul penahan tanahnya ambrol serta sudah retak.

Dari pantauan dilapangan jelas terlihat pekerjaan yang di anggarkan Milyaran oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Tahun 2020 ini diduga belum selesai 100 persen.

Kekecewaan ini disampaikan Rohim Kepala Kampung setempat saat melihat hasil pekerjaan tersebut Kamis (18/02/21) lalu. Dirinya mengatakan Jembatan Way Kapuan ini belum layak dikatakan selesai pengerjaannya.

“Pembangunan jembatan Way Kapuan ini Pak mulai dikerjakan bulan 9 tahun 2020 lalu. Tapi kalau, untuk pembangunannya kurang layak, karena disudut sana juga ada yang dikeduk untuk nimbun, Kedukan bukan melebarkan jalan malah mempersempit badan jalan,” kata Rohim.

Rohim juga mengatakan Tanggul penahan disebelah barat berskisar 3 meter sudah ambrol tergerus air, “Lihat saja ini sudah sempal, Kalau tidak diperbaiki akan ambrol lagi. Jadi kira-kira seperti itu kondisi jembatan saat ini,” Jelasnya.

Tidak hanya itu saja, Hasil pengerjaan asal jadi terlihat dibeberapa titik yang yang terlihat banyak retak. Yang diduga penimbunan tanah dibahu jembatan kurang maksimal. Sehingga saat di lewati kendaraan bermuatan berat akan menyebabkan kendaraan amblas.

“Lihat saja keadaan saat ini mas, hasilnya, sangat mengecewakan masyarakat. Kalau tidak di perbaiki lagi akan bertambah parah, Bukti talut di kiri kanan ini belum ada. Setiap hujan akan selalu longsor,” terang Rohim.

Disinggung apakah pengerjaan Jembatan Way Kapuan sudah selesai 100 persen, Rohim, Menduga belum. Diperkirakan baru 80 persen.

“Kalau menurut kita mas pengerjaan jembatan ini belum selesai, Baru 80 persen saja yang di perkirakan sudak dikerjakan. Karena takutnya juga belum selesai, kurang lebih 80 meter. Yang sebelah utara sekitar 20 meter, Sebelah barat 30 meter kiri kanan jalan,” tegasnya.

Selalu kepala Kampung Rohim berharap Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Agar bisa memperbaiki jembatan Way Kapuan.

“Harapan saya Pemkab tidak menutup mata, pekerjaan seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kedepan pengawasan terhadap pembangunan harus lebih ketat. Kalau tidak masyarakat yang dirugikan, Saya juga ingin melihat warga bisa nyaman dan bisa menikmati hasil pembangunan di Kampung ini,”tutup Rohim.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada satupun dari pihak rekanan yang bisa dihubungi. Karena selama pengerjaan pemenang tender jarang meninjau lokasi.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close