AdvertorialDaerahHeadlineNTT

KEGIATAN BELKAGA KURANG DI RESPONS MASYARAKAT

Kupang, Mitratoday,com – Bulan Eliminasi penyakit kaki gajah (BELKAGA) yang dilaksanakan pada setiap bulan Oktober pada periode 2015-2020 dimana setiap penduduk yang tinggal di kabupaten/kota endemis penyakit kaki gajah di seluruh wilayah Indonesia secara serentak minum obat pencegahan penyakit kaki gajah.
Kegiatan minum obat ini disebut pemberian obat pencegahan masal (POPM) Filaris. BELKAGA merupakan langkah akselerasi untuk mewujudkan Indonesia bebas kaki gajah tahun 2020.
Pemberian Albendazole pada POPM filariasis mempunyai manfaat ganda, yaitu selain dapat mematikan atau memandulkan cacing perut seperti cacing gelang, cacing tambang, cacing cambuk dan juga cacing kremi. Dengan meminum obat pencegah penyakit kaki gajah, orang memperoleh dua manfaat sekaligus yakni, resiko terkena penyakit kaki gajah dan cacingan.
Di Kabupaten Kupang kecamatan Amarasi timur tepatnya di desa oebesi tanggal 19/10/2017 kegiatan BELKAGA ini di laksanakan oleh para medis dari Puskesmas Amarasi timur. Dengan bimbingan petugas kesehatan warga pun langsung meminum obat di depan petugas.
Menurut pantauan media, antusiasme masyarakat masih kurang. Masyarakat pun kurang menganggap penting sehingga tidak merespons dengan baik.
Kepada wartawan Ibu Asria dan Ibu Ira petugas medis yang sedang bertugas saat itu mengatakan bahwa “sampai saat ini sembari menunggu walau hari sudah sore, kegiatan BELKAGA di desa ini belum mencapai target yakni baru 50 persen kendatipun sudah di informasikan melalui pengumuman di tempat-tempat ibadah, posyandu juga aparat desa yang aktif memberi informasi dari rumah ke rumah. Namun demikian kenyataannya petugas terus berupaya untuk mendatangi warga yang tidak datang ke tempat pelaksanaan atau belum mendapatkan pelayanan BELKAGA” sambil menutup pembicaraannya.(Bernard Boymau)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button