Kembalikan Trauma Warga, DP3A Berikan Trauma Healing

Pewarta : Sigit

Malang,Mitratoday.com-Mental warga di 29 Kecamatan di Kabupaten Malang terdampak gempa bumi diprediksi cukup tertekan pasca diguncang gempa berkekuatan 6,7 SR sabtu lalu (10/4/2021).

Hal ini sangat beralasan lantaran mereka harus kehilangan tenpat tinggal dan harta benda mereka akibat gempa tersebut. Ditambah kondisi yang mengharuskan masyarakat harus berada dipengungsian sembari menunggu Pemkab Malang membangun tempat tinggal sementara bagi masyarakat terdampak.

Bukanlah perkara mudah untuk mengembalikan kondisi psikis masyarakat. Kondisi inilah yang menjadi perhatian Pemkab Malang untuk segera mengembalikan kondisi mental masyarakat (trauma healing).

Karena itulah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) merasa perlu untuk mengembalikan kondisi mental masyarakat tersebut.

DP3A tidak sendirian,namun melibatkan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) untuk memberikan trauma healing kepada warga yang menjadi korban gempa pada Sabtu (10/4/2021) lalu.

“Instruksi Pak Bupati kan jelas semua pendataan harus satu pintu dari BPBD. Kami ikuti, intinya kita siap memberikan trauma healing kepada masyarakat terdampak. Apa yang dibutuhkan kita segera penuhi termasuk trauma healing ini Makanya disini kita gandeng HIMPSI, disana ada psikolog-psikolog dari sejumlah universitas yang siap memberikan bimbingan Psikologi,”kata Kadis DP3A Hary Setia Budi dihubungi Mitratoday.com selasa (20/4/2021).

Trauma healing tersebut lanjut Hary Setia Budi diberikan berdasarkan tingkat traumanya mulai ringan, sedang hingga berat. Perlakuannya kata Hary juga dilakukan berbeda. Kendati demikian dirinya menilai tingkat trauma yang dirasakan masyarakat korban gempa masuk kategori trauma sedang.

“Ini terus kami pantau, kami sendiri kan kita menggandeng ormas (organisasi masyarakat) yang bergerak di bidang perlindungan perempuan dan anak juga. Seperti PPA di setiap kecamatan dan forum anak di setiap desa. Jadi kami pantau dari situ,” pungkas Hary Setia Budi.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close