AdvertorialBENGKULU

Kemendagri RI Cap Wali Kota Bengkulu Jagonya Hadirkan Program Pro Rakyat dan Bikin Rakyat Bahagia

Kota Bengkulu,mitratoday.com – Ternyata bukan hanya di Pemerintahan Provinsi, Kota, Kabupaten di Indonesia saja yang menjadi tempat Walikota Bengkulu Helmi Hasan mempromosikan dan menggaungkan Program Pro Rakyat Pemkot Bengkulu. Jumat (12/11/2021), Helmi juga melakukan hal yang sama ketika menyambangi salah satu bagian Pemerintah Pusat yakni Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Kedatangan Helmi disambut hangat Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Suhajar Diantoro bersama jajaran. Suhajar pun tampak senang ketika mengobrol dengan Walikota Helmi.

Obrolan tersebut bukanlah obrolan biasa, karena Helmi Hasan sengaja bercerita mengenai program-program unggulan Pemkot Bengkulu seperti HD Oto, GPY, Gerakan Sedekah Rp 2 ribu, GPS dan lainnya. Dan berbagai program tersebut mendapat apresiasi dari Suhajar.

“Ya, pertemuan kita dengan Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro ialah dalam rangka silaturahmi dan tukar pikiran mengenai program Pemkot Bengkulu. Alhamdulillah, pak Suhajar mengapresiasi program-program Pemkot yang mengedepankan kepentingan rakyat. Tentu ini menjadi kebanggaan dan pengalaman berharga buat kita,” ungkap Helmi Hasan.

Setelah itu, Helmi juga memberikan sebuah kenangan dari Kota Bengkulu untuk Suhajar Diantoro berupa cinderamata tongkat, yang juga menjadi ciri khas dari Helmi Hasan.

Sebagai informasi, Plt Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro ini dulunya juga pernah menjadi Penjabat Gubernur Bengkulu (2015-2016), dan saat itu Helmi Hasan sudah menjadi Walikota Bengkulu periode pertamanya bersama Wakilnya Patriana Sosialinda. Tentu sosok Helmi Hasan ini tak asing lagi dimata Suhajar Diantoro karena saat itu sudah terjalin koordinasi antar Pemprov dan Pemkot Bengkulu. (Adv).

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: