DaerahHukumSumatera Utara

Kepergok Mebcuri Kipas Angin di Musholla, 3 Remaja Babak Bwlur Dihajar Warga

Penulis : Marwan

Serdang Bedagai,Mitratoday.com-Pelaku Pencurian Kipas angin di Musholla Raudhatul Muslimin di Dusun VI Desa Pematang Ganjang Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Babak belur dihajar warga sebelum di gelandang ke Mapolres Sergai Kamis (18/06/2029) Sekira Pukul 23:00 Wib.

Informasi diperoleh Ketiga Pelaku pencurian, dua diantaranya MS (18) dan AS (16) Warga Dusun VII Kampung Pala Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah ditangkap di Mushola. Sedangkan MR (17) ditangkap setengah jam kemudian disebuah warnet, Ketiga ABG ini sebelum melakukan aksinya sempat dipergoki warga.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robinson Simatupang, SH.,M.Hum, didampingi Kapolsek Firdaus, AKP Budiadin, SH kepada wartawan, Sabtu (20/6/2020), mengatakan aksi kedua pelaku melakukan pencurian kipas angin diketahui warga dan langsung diamankan di TKP, sedangkan seorang pelaku kembali ditangkap di sebuah warnet.

“Modus ketiga pelaku dalam melakukan pencurian kipas angin merk Corona dengan cara mengambil dari tempatnya yang berada di dalam Musholla.”Kata Kapolres.

Soalnya, aksi mereka dipergoki dan lantaran kesal kedua pelaku sempat di hajar warga, beruntung pengurus musholla segera melaporkannya ke Polsek Firdaus, sehingga aksi main hakim sendiri dapat dicegah,” bilang Kapolres.

Selanjutnya, sambung kapolres ketiga pelaku diboyong ke Mapolsek Firdaus,”Dan berdasarkan pengakuan mereka beraksi bersama dan setengah jam kemudian MRM berhasil ditangkap warga di sebuah warnet,”Bebernya.

Tak mau jadi langganan maling, pengurus Musholla Raudatul Muslimin langsung membuat pengaduan sesuai LP/ 90/ VI / YAN.2.6 / 2020/ SU /RES SERGAI / SEK Firdaus, Tanggal 18 Juni 2020.

“Ketiga pelaku dan barang bukti kipas angin merek Corona sudah diamankan di Mapolsek Firdaus. Sedangkan kerugian ditaksir sekitar Rp600 ribu,” tandas Robin.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button