Home » Daerah » Sumatera Utara » Deli Serdang » Ketua LSM Formapera Sumut, Kepolisian Mengapa Bungkam?

Ketua LSM Formapera Sumut, Kepolisian Mengapa Bungkam?

Deli Serdang,Mitratoday.com Maraknya Perjudian dikota Medan kini merambah hingga tingkat kecamatan bahkan ke tingkat desa.

Seperti yang sudah merambah sebagian besar desa dikecamatan batang kuis kabupaten deli serdang, bebasnya perjudian Togel dan Jakpot didaerah ini cukup membuat resah warga.

LSM Formpera Sumatera Utara melaluhi Sekretaris Wilayahnya banyak menerima laporan masyarakat maraknya perjudian yang sangat transparan ini.

Dikatakan oleh Abdul Hadi bahwa ada beberapa yang datang kepadanya mengeluh terkait persoalan tersebut.

“Ada beberapa masyarakat memang yang datang kesaya mengeluh akibat maraknya perjudian Togel dan JakPot disekitar pemukimannya, mereka khawatir kerap sekali terjadi keributan ditempat itu.”Kata Sekretaris Lsm itu.

Maraknya perjudian Togel dijalankan dengan sistem berantai melaluhi via handphone seluler dan Jackpot atau istilah lain dingdong sudah menjadi rahasia umum.

Hasil investigasi LSM Formapera menemukan beberapa titik yang diduga menjadi sarang perjudian yang terbuka untuk umum dan tidak tersentuh aparat penegak Hukum.

Bebera lokasi perjudian jackpot Di Jl.Pringgan Dusun 3 desa tumpatan nibung , Dusun 1 jl.rambungan desa baru , Jl.Karya 2 dusun 1 desa tumpatan nibung Kecamatan Batang Kuis.

Saat diconfirmasi Via whatshap kapolsek batang kuis akp mardianta ginting belum memberikan jawaban terkait perjudian ini.

Ketua Lsm Formapera Feri Afrizal membenarkan apa yang disampaikan oleh temuan team formapera dilapangan sesuai dengan adanya aduan masyarakat tersebut.

“Kami sangat,sangat menyesalkan dengan adanya temuan dan laporan maraknya perjudian yang sangat bebas didesa-desa yang ada di Kecamatan Batang Kuis, kemana pemerintahan daerah dan pihak kepolisian mengapa bungkam.”Ujarnya.

Penulis: Dede

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.